Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Masalah yang Dihadapi Barcelona dan Madrid di Tengah Pandemi Virus Corona

Ramdani Bur , Jurnalis-Jum'at, 03 April 2020 |15:55 WIB
Masalah yang Dihadapi Barcelona dan Madrid di Tengah Pandemi Virus Corona
Madrid dihantui masalah kontrak pemain di tengah pandemi virus corona. (Foto: @realmadrid)
A
A
A

BARCELONA – Hampir seluruh kompetisi sepakbola di Eropa dihentikan imbas pandemi virus corona. Salah satu kompetisi yang terkena imbasnya adalah Liga Spanyol. Barcelona dan Real Madrid yang berstatus kontestan Liga Spanyol memiliki sejumlah masalah di tengah pandemi virus corona.

Okezone pun coba membahas mulai dari Barcelona. Akibat minimnya pemasukan imbas penundaan kompetisi, Barcelona berpotensi kehilangan 100 juta euro atau sekira Rp1,78 triliun dalam beberapa bulan ke depam. Imbas dari hilangnya banyak dana di atas, manajemen Barcelona memutuskan memotong gaji Lionel Messi dan kawan-kawan sebesar 70 persen.

Barcelona

Selain masalah pemotongan gaji, Barcelona juga mesti memastikan masa depan sang penyerang, Antoine Griezmann. Penyerang berpaspor Prancis itu disebut-sebut akan meninggalkan Estadio Camp Nou pada bursa transfer musim panas 2020.

BACA JUGA: Galang Dana Perangi Virus Corona, Barcelona Uji Coba Kontra Igualada

Berita itu muncul karena pada musim panas 2020, Barcelona tertarik mendatangkan Neymar Jr (Paris Saint-Germain) dan Lautaro Martinez (Inter Milan). Selain itu, jika nantinya latihan kembali digelar, Barcelona mesti memperbaiki koordinasi pertahanan mereka. Sebab, dari 27 pertandingan di Liga Spanyol 2019-2020, gawang mereka kemasukan 31 kali.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita bola lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement