“Para pesepakbola bergaji tinggi itu adalah pihak yang bisa menanggung beban lebih berat. Mereka harus menjadi pihak yang pertama, dengan penuh rasa hormat, mengorbankan gaji mereka, dibandingkan staf katering misalnya, atau orang-orang yang gajinya tidak mendekati gaji pesepakbola tersebut,” tutur Sadiq Khan, dilansir dari BBC, Kamis (2/4/2020).
“Orang-orang dengan bahu yang lebih lebar itu harus berkorban lebih dulu karena mereka mungkin sudah punya tabungan, dibanding staf yang bekerja di bagian makanan yang mungkin saja tidak punya tabungan serta harus hidup dari gaji mingguan,” sambung pria yang merupakan penggemar Liverpool tersebut.