nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Persebaya Patuhi Keputusan Penghentian Liga 1 2020 oleh PSSI

Avirista Midaada, Jurnalis · Sabtu 28 Maret 2020 03:08 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2020 03 28 49 2190262 persebaya-patuhi-keputusan-penghentian-liga-1-2020-oleh-pssi-H0yDCdUs3k.jpg Para pemain Persebaya Surabaya (Foto: Laman Resmi Persebaya)

SURABAYA - Keputusan PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) menghentikan gelaran Liga 1 dan Liga 2 musim 2020, jika pemerintah kembali memperpanjang status darurat nasional hingga 29 Mei 2020. Penghentian kompetisi sepakbola ini dipertimbangkan karena adanya force majeur yang tak bisa dihindari.

Seperti diketahui kompetisi Liga 1 tahun 2020 saat ini ditunda sementara hingga menunggu keputusan darurat nasional yang diputuskan pemerintah pusat pada 29 Mei 2020. Keputusan tersebut diambil imbas merebaknya wabah pandemi Covid-19 atau virus corona di Indonesia.

Persebaya Surabaya

Menanggapi hal itu, Manager Persebaya Surabaya, Chandra Wahyudi mengaku siap mematuhi keputusan yang diambil federasi dan operator liga.

Baca Juga: Pemainnya Positif Covid-19, Ini Alasan Persib Lakukan Tes Dua Kali

"Persebaya akan mematuhi keputusan PSSI. Ini situasi yang tidak diinginkan semua stakeholder sepakbola di Indonesia, baik klub, pemain, pelatih, dan official," ungkap Chandra Wahyudi, melalui siaran pers yang diterima Okezone, Jumat malam (27/3/2020).

Di sisi lain pelatih Persebaya Surabaya Aji Santoso mengungkapkan, siap mematuhi apapun keputusan yang dicanangkan PSSI dan operator liga.

"Ya tentu itu sudah dipikirkan matang sampai akhirnya diputuskan seperti itu. Saya sampaikan bahwa akan mengikuti apapun keputusan federasi," ucap Aji.

Baca Juga: Liga 1 2020 Terancam Dihentikan, Begini Respons Persija

Namun pelatih asal Malang ini belum berkomunikasi dengan manajemen terkait langkah Persebaya ke depannya. "Kita lihat beberapa hari ke depan dulu," imbuhnya.

Di Jawa Timur sendiri hingga Jumat 27 Maret 2020 sore, wabah Covid-19 atau virus corona telah menjangkiti setidaknya 66 pasien positif corona, 267 orang masuk kategori pasien dalam pengawasan (PDP) corona, dan 3.781 orang dalam pemantauan (ODP).

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini