nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Imbas Virus Corona, Presiden FIFA Siap Ubah Format Kompetisi

Ramdani Bur, Jurnalis · Rabu 25 Maret 2020 16:03 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2020 03 25 51 2188861 imbas-virus-corona-presiden-fifa-siap-ubah-format-kompetisi-Lpkp38pAdT.jpg Presiden FIFA, Gianni Infantino. (Foto: UEFA.com)

ZURICH – Presiden Federasi Sepakbola Dunia (FIFA), Gianni Infantino, siap mengubah sejumlah format kompetisi di seluruh penjuru dunia, terutama Eropa. Keputusan itu diambil setelah menyikapi berantakannya jadwal kompetisi sepakbola di seluruh dunia imbas mewabahnya virus corona.

Ambil contoh kompetisi elite Eropa. Hingga kini, belum diketahui secara pasti kapan kompetisi kembali digulirkan. Premier League mengonfirmasi menunda kompetisi hingga 30 April 2020. Hanya saja jika sampai pertengahan April 2020 pandemi virus corona belum surut, kompetisi bukan tak mungkin kembali ditunda.

Presiden FIFA

Sementara itu, UEFA juga memastikan takkan menggelar final Liga Champions dan Liga Eropa sesuai jadwal. Pada Selasa 17 Maret 2020, UEFA menegaskan final Liga Champions dan Liga Eropa digelar pada pengujung Juni 2020.

BACA JUGA: Geoffrey Castillion dan Pemain Asing Persib Lain Diimbau Tak Tinggalkan Bandung

Akan tetapi, karena Covid-19 belum bisa dibendung, UEFA belum bisa memastikan tanggal pasti kapan final kedua kompetisi itu akan digelar. Tidak sampai di situ, UEFA juga mengundurkan penyelenggaraan Piala Eropa 2020 selama satu tahun menjadi 2021, imbas virus corona.

“Saat ini sulit, kami tidak tahu kapan kembali normal. Namun, kami melihat peluang. Kami mungkin bisa mereformasi sepakbola dunia dengan mundur selangkah, tentunya dengan format berbeda,” kata Infantino mengutip dari La Gazzetta dello Sport, Rabu (25/3/2020).

“Lebih sedikit turnamen, tetapi lebih menarik. Mungkin lebih sedikit tim, tetapi lebih seimbang. Kami akan mengurangi jumlah pertandingan demi melindungi kesehatan para pemain. Satu hal yang pasti, kompetisi harus lebih kompetitif,” tutup pria berkepala plontos tersebut.

Sekadar informasi, akibat padatnya jadwal kompetisi, seorang pemain yang mentas di tim Eropa, dapat bermain hingga 50 kali di setiap musimnya. Akibatnya, kondisi pemain bisa menurun dan kesehatan mereka yang jadi taruhannya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini