nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kesehatan dan Keselamatan Jadi Tujuan Utama Penundaan Liga 1 dan Liga 2 2020

Bagas Abdiel, Jurnalis · Selasa 17 Maret 2020 00:25 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2020 03 17 49 2184373 kesehatan-dan-keselamatan-jadi-tujuan-utama-penundaan-liga-1-dan-liga-2-2020-jRwhCaMJDa.jpg Suasana Rapat Darurat PSSI (Foto: Laman resmi PSSI)

JAKARTA – Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) resmi menunda kompetisi Liga 1 dan Liga 2 2020 dengan minimal dua pekan. Penundaan tersebut ditujukan untuk menjaga kesehatan dan keselamatan pemain, ofisial, tim, dan penggemar terkait penyebaran virus Corona di Indonesia.

Pada rapat darurat yang digelar di Jakarta, Senin 16 Maret 2020 malam WIB, PSSI, PT Liga Indonesia Baru (LIB), serta perwakilan Liga 1 dan Liga 2 telah sepakat untuk menunda kompetisi. Wakil Ketua Umum PSSI yang juga Direktur Utama PT LIB, Cucu Somantri mengatakan penundaan ini adalah keputusan yang sudah dipertimbangkan dan dipikirkan secara matang.

Liga 1 2020

Apalagi jika melihat perkembangan, kini persebaran virus Corona telah menjangkau ke berbagai wilayah Indonesia. Bahkan kini tercatat ada 134 orang positif virus Corona, dengan delapan diantaranya sudah dinyatakan sembuh.

Baca juga Akibat Virus Corona, Liga 1 dan Liga 2 Belum Dipastikan Kapan Kembali Bergulir

Meski begitu jika menilik dari negara-negara lain, kompetisi pun sudah dihentikan sementara. Sebut saja seperti Thailand dan Malaysia hingga negara-negara Eropa seperti Inggris, Italia, Prancis, Spanyol, dan Jerman.

“Terkait hubungannya dengan sepak bola, beberapa negara tetangga sudah membuat aturan tegas. Kompetisi sepak bola di Thailand dan Malaysia sudah dihentikan untuk sementara. Begitu juga dengan kompetisi elite di Jepang, Korea Selatan dan China,” ungkap Cucu, mengutip dari laman resmi PSSI, Selasa (17/3/2020).

“Untuk kompetisi sepakbola Indonesia, mari kita mempertimbangkan segala putusan dan kesepakatan bersama dengan menilik dan memilah segala risikonya. Karena efek dari pandemik virus Corona, mari kita bahas secara detail soal jadwal, risiko, sampai hal-hal teknis yang terkait bergulirnya kompetisi agar tetap menarik, fair, berkualitas dan kompetitif,” pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini