Liga 1 dan Liga 2 Ditunda, PSSI Minta PT LIB Segera Susun Perubahan Jadwal

Bagas Abdiel, Jurnalis · Selasa 17 Maret 2020 00:13 WIB
https: img.okezone.com content 2020 03 17 49 2184372 liga-1-dan-liga-2-ditunda-pssi-minta-pt-lib-segera-susun-perubahan-jadwal-HTATlwcNOh.jpeg Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan (Foto: Laman resmi PSSI)

JAKARTA – Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) telah memastikan kompetisi Liga 1 dan Liga 2 resmi ditunda selama dua pekan. Karena itu, Ketua Umum PSSI yakni Mochamad Iriawan meminta kepada PT Liga Indonesia Baru (LIB) untuk menyusun ulang jadwal pertandingan akibat penundaan ini.

Pada rapat darurat yang dilakukan bersama PT LIB, serta perwakilan Liga 1 dan Liga 2 di Jakarta, Senin 16 Maret 2020 malam WIB, PSSI menyatakan minimal penundaan akan terjadi dua minggu. Iriawan tidak bisa memastikan apakah setelah dua minggu ditunda, kompetisi bisa bergulir kembali.

Liga 1 2020

“Setelah berkoordinasi dengan Menpora, PT LIB, dan Exco pada hari Sabtu lalu kami putuskan kompetisi Shopee Liga 1 dan Liga 2 2020 yang sudah terjadwal minimal ditunda dua pekan sembari menanti perkembangan terkini atas persebaran virus Corona,” ungkap Iriawan, mengutip dari laman resmi PSSI, Selasa (17/3/2020).

Baca juga Akibat Virus Corona, Liga 1 dan Liga 2 Belum Dipastikan Kapan Kembali Bergulir

“Selain itu kami juga tunda kompetisi futsal, sepak bola putri dan pemusatan latihan Timnas Indonesia U-19. Khusus Timnas U-16 hari ini kami percepat pemusatan latihan mereka dan langsung kami pulangkan seluruh pemain serta ofisial,” tambahnya.

“Juga untuk membuat assesment risiko dan rencana mitigasi atas jalannya liga setelah dua pekan ke depan. PSSI akan memberikan asistensi teknis kepada PT LIB untuk melakukan kajian bersama dengan liga-liga internasional lainnya, khususnya Asia Tenggara terhadap kebijakan yang akan diambil secara global,” jelas pria yang akrab disapa ‘Iwan Bule’ itu.

Tak ingin lepas begitu saja, PSSI juga akan membantu LIB untuk melakukan kajian cost, manajemen risiko di masing-masing klub. Hal ini untuk mencegah dalam kondisi terburuk klub-klub usai dua pekan penghentian sementara kompetisi.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini