Mantan Pemain Sebut Pochettino Korban dari Ekspektasi Tinggi Tottenham

Bagas Abdiel, Jurnalis · Senin 16 Maret 2020 22:28 WIB
https: img.okezone.com content 2020 03 16 45 2184350 mantan-pemain-sebut-pochettino-korban-dari-eksepektasi-tinggi-tottenham-e0hR9fzVuR.jpg Mauricio Pochettino (Foto: Laman resmi UEFA)

LONDON – Mantan pemain Tottenham Hotspur, David Ginola, mengatakan Mauricio Pochettino adalah korban dari ekspektasi tinggi tim usai tampil di final Liga Champions 2018-2019. Ginola sendiri menyebut Tottenham dalam keadaan baik-baik saja meski tak terlalu moncer seperti tahun lalu.

Pada musim 2018-2019, Pochettino berhasil membawa Tottenham melesat ke final Liga Champions untuk menghadapi Liverpool. Meski gagal juara, performa Tottenham tetap mendapat pujian termasuk Pochettino.

Tottenham Hotspur

Akan tetapi, seperti habis manis sepah dibuang, Pochettino kemudian mengalami pemecatan setelah gagal membangun awal musim mengesankan. Ginola pun menilai hal itu terjadi karena orang-orang terlalu memberi ekspektasi besar kepada Tottenham.

Baca juga Capai Final Liga Champions Disebut Jadi Skenario Terburuk untuk Tottenham

“Anda tidak bisa melupakan bahwa selama beberapa tahun terakhir Tottenham telah berjuang untuk mendapatkan trofi dan itulah masalah bagi Pochettino,” ungkap Ginola, mengutip dari Goal, Senin (16/3/2020).

“Sangat memalukan karena Pochettino melakukan pekerjaan dengan baik tetapi di sisi lain karena ia tidak memenangkan apa pun, orang-rang mengeluhkan tentang itu,” tambahnya.

“Maksud saya, mereka sebenarnya baik-baik saja walaupun tidak memenangkan apa pun. Tetapi karena Anda bermain di final Liga Champions dan tiba-tiba sering mengalami kekalahan, orang-orang berkata ‘oh apa yang terjadi, tahun lalu kami bermain di final Liga Champions, tahun ini kami akan berjuang untuk finis di posisi 10 besar,” pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini