nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Virus Korona Merebak, Presiden Lyon Minta Liga Prancis Dihentikan

Djanti Virantika, Jurnalis · Sabtu 14 Maret 2020 15:46 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2020 03 14 51 2183332 virus-korona-merebak-presiden-lyon-minta-liga-prancis-dihentikan-F8l56jLHfs.jpg Markas Olympique Lyon. (Foto: Twitter Olympique Lyon)

LYON – Presiden Olympique Lyon, Jean-Michel Aulas, turut angkat bicara terkait ancaman virus korona di dunia sepakbola. Ia meminta gelaran Liga Prancis 2019-2020 dihentikan secara keseluruhan menyusul adanya ancaman dari virus tersebut.

Saat ini, kompetisi Liga Prancis 2019-2020 sendiri diketahui tengah ditangguhkan untuk sementara. Sebelum ditangguhkan, klub-klub awalnya sepakat untuk mmenggelar pertandingan secara tertutup hingga 15 April. Tetapi, keputusan akhirnya diubah setelah mempertimbangkan saran dari Pemerintah Prancis.

Paris Saint Germain

Kini, Aulas pun berharap kompetisi Liga Prancis musim ini bisa dihentikan secara keseluruhan. Dengan begitu, tak akan ada juara atau tim yang di degradasi dari Liga Prancis 2019-2020. Paris Saint-Germain (PSG) yang kini tengah memuncaki klasemen sementara pun bakal kehilangan kesempatan untuk memetik gelar juara.

BACA JUGA: Termasuk Liga Inggris, 4 Kompetisi Elite Eropa Tak Bergulir Akhir Pekan Ini

Penentuan tampat untuk kompetisi di Eropa pun disarankan Aulas mengacu pada posisi tim saat ini di klasemen Liga Prancis 2019-2020. Dengan keputusan ini, Lyon yang berada di posisi ketujuh sendiri sejatinya dipastikan bakal kehilangan peluang untuk berlaga di kompetisi Eropa pada musim depan.

"Hal yang paling logis adalah mengatakan kami membatalkan semuanya dan kami mulai lagi pada situasi di awal musim, musim putih. Bagaimanapun, Anda harus melihat apa yang dikatakan peraturan. Ini adalah satu-satunya keputusan yang mungkin dalam konteks ini," ujar Aulas, sebagaimana dikutip dari Goal, Sabtu (4/3/2020).

"Setelah intervensi presiden, saya, sebagai presiden klub Ligue 1, segera meminta presiden FFF dan presiden LFP untuk membuat keputusan ini. Inilah yang dilakukan secara demokratis dengan menyatukan,” tukasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini