“Ada sejumlah diskusi sepanjang pekan lalu. Namun, hal yang aneh adalah pada Kamis 27 Februari Lega Serie A merilis pernyataan yang mengonfirmasi lima laga akan dimainkan tanpa penonton. Kemudian, dalam 48 jam mereka mengubah apa yang diminta Kementerian Olahraga,” papar Beppe Marotta, sebagaimana diwartakan Football Italia, Senin (2/3/2020).
“Lega harus mau bertanggung jawab karena sebelum mengambil keputusan penting seperti itu, mereka paling tidak seharusnya meminta adanya rapat luar biasa dengan klub-klub, yang baru akan digelar Rabu 4 Maret. Sebuah anomali lainnya,” tandas lelaki berkebangsaan Italia tersebut.
Keberlangsungan pekan 27 Serie A 2019-2020 pun terancam dengan dekrit baru yang dikeluarkan Pemerintah Italia. Dekrit tersebut melarang adanya ajang olahraga yang digelar di tiga provinsi, Lombardia, Emilia-Romagna, dan Veneto sehingga nasib tiga laga terancam ditunda lagi. Okezonebola #tempatnyagilabola
(Ramdani Bur)