Unai Emery Menyesal Tinggalkan PSG demi Arsenal

Rivan Nasri Rachman, Jurnalis · Selasa 11 Februari 2020 05:18 WIB
https: img.okezone.com content 2020 02 11 51 2166460 unai-emery-menyesal-tinggalkan-psg-demi-arsenal-s2lsb0frHL.jpg Unai Emery. (Foto: Media Arsenal)

LONDON – Pelatih asal Spanyol, Unai Emery, mengungkap penyesalannya yang telah memilih untuk pergi dari Paris Saint-Germain (PSG) pada Juni 2018 demi mengambil pekerjaan sebagai pelatih Arsenal. Menurut Emery, andai saja ia bertahan di PSG, mungkin saat ini dirinya sudah menjadi salah satu pelatih terbaik di dunia.

Emery berani mengatakan seperti itu karena ketika masih menangani di PSG, ia berhasil meraih berbagai gelar juara. Presentase kemenangan yang diraihnya bersama Les Parisiens –julukan PSG– pun bisa dikatakan cukup luar biasa. Alasan-alasan itulah yang membuat Emery percaya diri bisa saja menjadi pelatih terbaik jika bertahan di PSG.

Baca Juga: Emery Berharap Mbappe Hijrah ke Liga Spanyol

Akan tetapi, pada kenyataannya Emery justru melepas peluang tersebut untuk mencoba peruntungan di Arsenal pada musim 2018-2019. Pilihannya tersebut pada akhirnya gagal lantaran Emery tak bisa membuat hasil yang cukup memuaskan di klub berjuluk The Gunners itu.

Karena itulah, Emery tampaknya sangat menyesali perbuatannya yang meninggalkan PSG hanya untuk menangani Arsenal. Kini, ia harus menerima kenyataan dipecat Arsenal pada November 2019 kemarin dan sedang menganggur dari pekerjaannya melatih suatu klub.

“Ketika berada di Paris (PSG), saya telah kehilangan kesempatan saya untuk menjadi pelatih terbaik di dunia. Saya memenangkan Liga Prancis, empat piala domestik, dan dua Trophees des Champions. Tetapi tujuan utama kami pada saat itu adalah Liga Champions,” ungkap Emery, seperti dikutip dari Sportskeeda, Selasa (11/2/2020).

Seperti yang dikatakan di atas, Emery telah gagal memberikan hasil yang baik selama di Arsenal. Namun, ia berdalih hal tersebut terjadi karena ia menangani Arsenal ketika tim itu sedang dalam kondisi yang tidak baik. Karena diberikan klub yang sedang dalam masa-masa terpuruknya, Emery pun mengaku akhirnya kesulitan memberikan hasol yang terbaik.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini