Real Sociedad Jadi Tim Pertama yang Cetak Empat Gol ke Gawang Madrid era Zidane

Andika Pratama, Jurnalis · Jum'at 07 Februari 2020 03:54 WIB
https: img.okezone.com content 2020 02 07 46 2164622 real-sociedad-jadi-tim-pertama-yang-cetak-empat-gol-ke-gawang-madrid-era-zidane-KdpsBxoYS0.jpg Real Sociedad (Foto: Twitter/@RealSociedadEN)

MADRID Real Madrid secara mengejutkan tersingkir dari Copa del Rey 2019-2020 pada babak perempatfinal. Los Blancos –julukan Madrid– gugur setelah takluk 3-4 dari Real Sociedad di Santiago Bernabeu, pada Jumat (7/2/2020), dini hari WIB.

Mengutip dari Opta Joe, Jumat (7/2/2020), untuk pertama kalinya Madrid era Zinedine Zidane kebobolan empat gol dalam satu pertandingan. Kekalahan itu semakin menyakitkan karena diderita Sergio Ramos dan kawan-kawan di hadapan suporter sendiri.

Madrid melakukan rotasi pemain pada pertandingan tersebut. Tercatat ada tujuh pemain berbeda yang diturunkan Zidane dari pertandingan terakhir kontra Atletico Madrid di Liga Spanyol. Meski begitu, rotasi pemain bukan alasan untuk Madrid kalah karena semua penggawa Madrid berlabel bintang.

BACA JUGA: Madrid vs Real Sociedad, Los Blancos Babak Belur di Santiago Bernabeu

Namun, permainan Madrid ternyata tidak berjalan sesuai rencana Zidane. Los Blancos mampu menguasai bola lebih banyak tetapi mereka gagal memberikan ancaman berarti ke gawang Sociedad. Sementara itu, tim tamu cukup efektif dalam memanfaatkan peluang.

Sociedad hanya mencatatkan lima tembakan tepat sasaran tetapi empat di antaranya berbuah gol. Keempat gol Sociedad dibuat oleh Martin Odegaard (22’), Alexander Isak (54’ dan 56’) serta Mikel Merino (69’).

Sementara itu, Madrid cuma bisa membalas lewat aksi Marcelo Vieira (59’), Rodrygo Goes (81’) dan Nacho Fernandez (90’+3). Kekalahan itu adalah yang pertama bagi Madrid sejak takluk 0-1 dari Mallorca di Liga Spanyol pada Oktober 2019.

Madrid pun dipastikan gagal meraih treble winner pada musim ini. Dua kompetisi tersisa yang dapat dijuarai Madrid adalah Liga Spanyol dan Liga Champions. Hasil buruk di Copa del Rey seharusnya dipelajari Madrid, agar hal serupa tidak terulang di dua kompetisi yang tersisa.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini