Share

Susah Payah Atasi Wolves, Klopp Akui Liverpool Tak Bermain Terlalu Baik

Hendry Kurniawan, Okezone · Jum'at 24 Januari 2020 06:57 WIB
https: img.okezone.com content 2020 01 24 45 2157506 susah-payah-atasi-wolves-klopp-akui-liverpool-tak-bermain-terlalu-baik-rnYIP81Ooh.jpg Pemain Liverpool selebrasi (Foto: Media Liverpool)

WOLVERHAMPTON – Liverpool memetik kemenangan tipis dengan skor 2-1 saat melawat ke markas Wolverhampton Wanderers dalam matchday ke-24 Liga Inggris 2019-2020. Meski meraih poin penuh, namun Manajer Liverpool, Jurgen Klopp, menilai kalau di laga tersebut timnya tak bermain terlalu baik.

Liverpool sebenarnya memulai pertandingan dengan bagus. Baru delapan menit laga berjalan, Jordan Henderson sudah membuat The Reds unggul lewat sundulannya. Akan tetapi, pada babak kedua Wolves menyamakan skor lewat upaya Raul Jimenez.

Baca juga: Klopp Ungkap Kondisi Terkini Sadio Mane Usai Alami Cedera

Setelah gol penyeimbang tersebut, Klopp mengakui kalau permainan Wolves membuat Liverpool kesulitan. Meski kemudian, Liverpool mampu memperoleh sejumlah peluang, namun tak ada satu pun yang berbuah gol. Hal itu pun sangat disayangkan oleh Klopp karena timnya tak bisa memanfaatkan kesempatan yang diperoleh dengan maksimal.

Pada akhirnya, Liverpool harus menunggu hingga menit ke-84 untuk bisa kembali mendapat keunggulan. Adalah Roberto Firmino yang menjadi pahlawan kemenangan Liverpool usai sepakannya dari dalam kotak penalti tak bisa dibendung Rui Patricio.

Follow Berita Okezone di Google News

β€œMereka mencetak gol dan kemudian 10 menit yang liar kembali terjadi. Kami dapat mengontrol kembali sedikit setelah itu, yang mana itu merupakan hal yang penting. Peluang kami sangat luar biasa. Kami setidaknya mendapat empat atau lima kali kesempatan untuk berhadapansatu lawan satu dengan kiper jadi jika kami mencetak gol maka itu akan gameover, tetapi itu tidak terjadi, dan skor tetap 1-1,” jelas Klopp, mengutip dari BT Sport, Jumat (24/1/2020).

"Momen dapat membantu kami atau momen jenius Bobby Firmino dapat membantu kami. Kami tidak panik tetapi kami tidak sepenuhnya dalam suasana hati yang saya inginkan saat kami unggul 1-0. Pengembangan permainan memiliki pengaruh pada setiap individu di lapangan. Seseorang melihat peluang, melihat ruang, tetapi yang lain tidak dalam pola pikir yang sama. Itu adalah kisah petangdingan,” sambungnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini