LONDON – Cedera yang dialami penyerang Manchester United, Marcus Rashford, hingga membuatnya harus menepi selama enam pekan ke depan pada akhirnya membuat manajer Setan Merah, Ole Gunnar Solskjaer, menjadi sosok yang disalahkan. Pasalnya, Solskjaer dianggap terlalu sering memainkan Rashford dan tak memberikan waktu istirahat yang cukup.
Perlu diketahui, sejak November 2019, Man United sejatinya selalu memiliki jadwal bertanding setiap tiga hari. Adapun Rashford adalah pemain yang paling diandalkan Man United untuk mencetak gol.Musim ini, Rashford menjadi top skor klub dengan koleksi 19 gol.
Baca juga: Agen Tak Yakin Allegri Tangani Klub Liga Inggris
Itulah mengapa pada pertandingan ulang melawan Wolverhampton Wanderers di babak ketiga Piala FA 2019-2020, Solskjaer menurunkan Rashford, yang saat itu masih tertahan 0-0. Sayangnya, baru 15 menit bermain, Rashford mengalami cedera dan harus ditarik keluar.
Menurut Manajer Chelsea, Frank Lampard, adalah hal yang wajar jika seorang manajer menginginkan hasil bagus dan memainkan pemain andalannya. Maka dari itu, ketika kini Solskjaer dikritik, Lampard menilai itu bahwa bukanlah hal yang benar untuk menyalahkan Solskjaer.