PARIS – Memasuki bursa transfer musim dingin 2020, penyerang Paris Saint-Germain (PSG), Edinson Cavani, santer dikabarkan bakal meninggalkan klubnya tersebut. Pasalnya, saat ini kontrak Cavani bersama PSG hanya akan berlaku hingga 30 Juni 2020.
Sebagaimana diketahui, jika PSG tidak melepas Cavani di Januari 2020, maka mereka akan merugi lantaran striker asal Uruguay itu bisa pergi secara gratis di musim panas mendatang. Selain itu, PSG sebenarnya saat ini tidak terlalu membutuhkan Cavani, karena mereka sudah punya deretan penyerang andal.
Baca juga: Casemiro: Pemain Terpenting di Madrid? Itu Jelas Kroos!

Sepanjang musim kompetisi 2019-2020, Cavani baru tampil di 12 pertandingan PSG dan mencetak lima gol. Penyerang 32 tahun itu pasalnya sempat mengalami cedera dan membuatnya harus menepi. Ketika sudah bisa kembali bermain, Cavani pun kerap kalah saing dari Mauro Icardi yang kini lebih dipercaya sebagai starter.
Kendati demikian, Direktur Olahraga PSG, Leonardo Araujo, tak menginginkan Cavani meninggalkan Les Parisiens di Januari ini. Keinginan Leonardo itu pun mendapat dukungan dari Pelatih PSG, Thomas Tuchel. Sebab, Tuchel tak ingin melakukan perubahan skuad di pertengahan musim.
"Kami perlu membuat keputusan yang sulit dan kami memiliki pendapat yang sama. Kami tidak menyukai perubahan selama musim dingin. Ini bukan monopoli, ini adalah ruang ganti, orang-orang yang rukun dan yang telah membentuk semangat,” sebut Tuchel, menukil dari Goal, Rabu (8/1/2020).

"Setiap pemain yang masuk atau pergi menciptakan ketidakpastian. Jika tidak perlu terjadi perubahan, itu tak masalah. Saya senang dengan grup ini. Dia (Cavani) pemain hebat, kita tidak pernah melupakannya, tetapi ada kompetisi hebat (di antara para penyerang),” terang Tuchel.
(Fetra Hariandja)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.