LIVERPOOL – Pelatih Everton, Carlo Ancelotti, bahagia Duncan Ferguson bersedia menjadi asistennya. Dalam pengakuan Ancelotti, kehadiran Ferguson bakal membantu kinerjanya saat menukangi The Toffees –julukan Everton.
Ancelotti pada Senin 23 Desember 2019 menjalani sesi konferensi perdananya dalam kapasitas sebagai pelatih Everton. Juru taktik 60 tahun itu melanjutkan tongkat estafet dari Ferguson yang dalam tiga laga terkini Liga Inggris berstatus sebagai pelatih caretaker.

Setelah memecat Marco Silva, manajemen Everton langsung menunjuk Ferguson sebagai pelatih caretaker. Bersama Ferguson, hasil yang didapat Everton tak bisa dikatakan buruk. Meski dihadapkan dengan tiga tim besar Inggris yakni Chelsea, Manchester United dan Arsenal, Everton tidak terkalahkan.
BACA JUGA: Cerita Ancelotti yang Dipecat Chelsea di Lorong Stadion Goodison Park
Saat itu, Richarlison dan kawan-kawan menang 3-1 atas Chelsea, serta imbang 1-1 kontra Man United dan Arsenal (0-0). Hanya saja, manajemen Everton tidak menjadikan Ferguson sebagai pelatih permanen. Manajemen Everton kemudian menunjuk Ancelotti sebagai pelatih dan memercayakan jabatan asisten kepada Ferguson.
Ferguson memiliki sejarah panjang bersama Everton. Sewaktu aktif sebagai pemain, Ferguson sempat 10 tahun berseragam Everton. Pengalaman itu diharapkan Ancelotti dapat ditularkan Ferguson kepadanya maupun pemain-pemain Everton lainnya.

(Duncan Ferguson jadi asisten Ancelotti di Everton)
“Saya memiliki Claude Makelele (asisten pelatih di PSG) dan Zinedine Zidane (asisten pelatih di Madrid). Menyenangkan memiliki mantan pemain menjabat sebagai asisten pelatih. Duncan (Ferguson) paham bagaimana pemain dan klub ini,” kata Ancelotti mengutip dari Daily Mail, Selasa (24/12/2019).
(Fetra Hariandja)