“Kami selalu kesulitan di Anfield. Bermain di Anfield bagaikan menghadapi dua pertandingan dalam satu laga: Anda melawan tim yang hebat dan Anda juga bertarung melawan sejarah,” urai Vincent Kompany, dilansir dari NBC Sports, Rabu (13/11/2019).
“Balikkan keadaan dan hal yang sama juga terjadi pada Liverpool. Mereka akan bertarung melawan sejarah tidak pernah memenangi liga selama 30 tahun. Menurut saya, itu akan menjadi keuntungan Man City,” sambung pria berusia 33 tahun tersebut.

Vincent Kompany tentu tidak asal bicara. Musim lalu Liverpool sempat unggul hingga delapan poin atas Man City pada Desember 2018. Namun, selisih itu nyatanya bisa dikejar berkat 14 kemenangan beruntun, bahkan unggul satu poin pada akhir musim dan keluar sebagai kampiun.
(Fetra Hariandja)