Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Nyaris Bungkam Spanyol, Pelatih Swedia Alami Perasaan Campur Aduk

Bagas Abdiel , Jurnalis-Rabu, 16 Oktober 2019 |11:11 WIB
Nyaris Bungkam Spanyol, Pelatih Swedia Alami Perasaan Campur Aduk
Timnas Swedia (Foto: Laman resmi UEFA)
A
A
A

SOLNA – Pelatih Tim Nasional (Timnas) Swedia, Janne Andersson, mengaku mengalami perasaan campur aduk usai mengimbangi Spanyol di laga kedelapan Grup F Kualifikasi Piala Eropa 2020. Bermain di Friends Arena, Rabu (16/10/2019) dini hari WIB, kedua tim sama kuat dengan skor 1-1.

Pada satu sisi, Andersson mengaku kecewa dengan hasil imbang tersebut. Pasalnya dalam laga tersebut, Swedia nyaris mengamankan tiga poin setelah unggul 1-0 lewat gol Marcus Berg pada menit 50.

Swedia vs Spanyol (Foto: UEFA)

Bahkan keunggulan itu pun mampu dipertahankan Swedia hingga pengujung laga. Akan tetapi bencana datang kala Rodrigo Moreno sukses menyamakan kedudukan pada menit 90+2. Gol tersebut pun langsung memupus harapan Swedia untuk meraih kemenangan.

Baca juga Lolos ke Piala Eropa 2020, Rodrigo: Spanyol Masih Butuh Peningkatan

Akan tetapi di satu sisi, Andersson merasa senang dengan performa yang ditunjukkan anak asuhnya di laga tersebut. Namun, keberuntungan tidak berpihak kepada mereka setelah laga tersebut berakhir imbang 1-1.

“Ini sepakbola terbaik dan terburuk pada saat yang sama. Setelah awal di mana kami tidak mengejar mereka, kami mengembalikan jalan kami kembali,” ungkap Andersson, mengutip dari laman resmi UEFA, Rabu (16/10/2019).

Swedia vs Spanyol (Foto: UEFA)

“Kami memasang kinerja yang hebat. Jadi ini adalah hasil yang buruk dengan berakhir seperti ini (imbang). Tapi saya tidak menyalahkan siapa pun, kami melakukan pekerjaan yang fantastis,” pungkasnya.

(Bagas Abdiel)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita bola lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement