“PSSI menghormati proses hukum dan putusan dari FIFA. Kami akan segera memenuhi kewajiban dan mengevaluasi agar tidak terulang,” tutur Ratu Tisha Destria, dilansir dari laman resmi PSSI, Rabu (9/10/2019).
“Sepakbola harusnya menyatukan, mempromosikan keragaman budaya, dan menyerukan sikap saling menghormati,” imbuh perempuan berusia 33 tahun itu.

Agar mencegah kejadian berulang, PSSI menyerukan kampanye persatuan dan kesatuan di sepakbola Indonesia. Federasi juga berharap pada sinergi dari semua pihak guna mewujudkan nilai-nilai baik dalam sepakbola.
(Fetra Hariandja)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.