Share

Terbukti Curi Jam Tangan Rekan Setim, Nice Pecat Penyerang Mudanya

Ezha Herdanu, Okezone · Rabu 02 Oktober 2019 06:33 WIB
https: img.okezone.com content 2019 10 02 51 2111777 terbukti-curi-jam-tangan-rekan-setim-nice-pecat-penyerang-mudanya-upQocrUr93.jpg Lamine Diaby-Fadiga (Foto: Laman Resmi OGC Nice)

NICE – Salah satu klub peserta Liga Prancis musim 2019-2020, OGC Nice, mengambil sikap tegas dengan memecat salah satu penyerang mudanya, yakni Lamine Diaby-Fadiga. Hal tersebut dilakukan Nice lantaran sang pemain terbukti bersalah melakukan pencurian jam tangan rekan setimnya, Kasper Dolberg.

Dolberg sendiri adalah salah satu pemain anyar yang diboyong Nice pada jendela transfer musim panas 2019. Manajemen Nice merekrut penyerang Timnas Denmark tersebut dari Ajax Amsterdam dengan nilai transfer sebesar 20 juta euro atau sekira Rp310 miliar.

Kasper Dolberg

Meski baru bergabung, Dolberg langsung mendapatkan kejadian kurang mengenakan bersama klub barunya tersebut. Ya, Dolberg harus menerima kenyataan jam tangannya hilang usai menjalani sesi latihan bersama Nice pada 16 September lalu.

Baca Juga: Coba Perbaiki Hubungan dengan Fans PSG, Neymar: Ini seperti Pacaran

Sadar bahwa jam tangan seharga 62 ribu pound-nya raib, Dolberg pun melaporkan kejadian tersebut kepada pihak berwajib. Setelah melakukan penyeledikan, ternyata sosok yang menjadi pencuri jam tangan Dolberg tersebut tak lain adalah rekan setimnya, Diaby-Fadiga.

Dolberg sendiri memang disebut-sebut sudah menyabut tuntutannya tersebut kepada Diaby-Fadiga. Akan tetapi Nice sudah kepalang kecewa dengan sikap pemain mudanya tersebut. Pihak klub pun memutuskan untuk memecat Diaby-Fadiga usai terbukti mencuri jam tangan Dolberg.

Lamine Diaby-Fadiga

“OGC Nice dan Lamine Diaby-Fadiga berpisah jalan pada Selasa (1/10/2019). Menyusul pencurian jam tangan Kasper Dolberg dari ruang ganti tim utama dan kemudian pengakuan dari si pemain, klub memutuskan memutus kontrak sang penyerang 18 tahun yang mana keputusan berlaku segera,” tulis pernyataan Nice, seperti dikutip dari Eurosport, Rabu (2/10/2019).

Baca Juga: Jadi Pahlawan Kemenangan PSG atas Bordeaux, Neymar Ungkap Rasa Bahagia

“Lebih dari semua pertimbangan olahraga dan finansial, OGC Nice tak bisa dan tak akan menerima kelakuan semacam ini, yang mengkhianati kepercayaan yang menyatukan seluruh keryawan klub dan anggota keluarga Rouge et Noir (julukan Nice),” tuntas pernyataan Nice tersebut.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini