nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Sang Presiden Ungkap Penyebab Madrid Terpuruk di Musim Lalu

Ezha Herdanu, Jurnalis · Senin 16 September 2019 13:26 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 09 16 46 2105380 sang-presiden-ungkap-penyebab-madrid-terpuruk-di-musim-lalu-ZzOXtUWF8h.jpg Florentino Perez (Foto: REUTERS)

MADRID – Presiden Real Madrid, Florentino Perez, mengungkapkan apa yang menjadi alasan di balik keterpurukan klubnya di musim 2018-2019. Perez mengakui bahwa para pemain Madrid memang kehilangan rasa lapar akan meraih gelar, sehingga tampil inkonsisten sepanjang musim lalu.

Sebagaimana diketahui, Madrid memang melalui musim lalu dengan performa yang benar-benar buruk. Skuad Los Merengues –julukan Madrid– bahkan harus melalui musim 2018-2019 seakan-akan kehilangan jati diri mereka sebagai tim papan atas.

Real Madrid

Ya, Madrid melalui musim 2018-2019 tanpa meraih satupun gelar. Madrid tak mampu bersaing di Liga Spanyol dengan rival abadi mereka, Barcelona. Begitu pula di Copa del Rey 2018-2019, Madrid tersingkir di babak semifinal usai kalah dari Barca.

Baca Juga: Jelang Hadapi PSG di Liga Champions 2019-2020, Ini yang Diwaspadai Madrid

Sementara di Liga Champions 2018-2019, perjalanan Madrid hanya mampu sampai babak 16 Besar. Karim Benzema dan kawan-kawan harus tersingkir usai dikalahkan oleh tim kuda hitam, yakni Ajax Amsterdam.

Perez selaku sosok paling tinggi jabatannya di Madrid lantas mengungkapkan apa yang terjadi di klubnya pada musim lalu. Perez mengakui bahwa Madrid kehilangan rasa lapar akan meraih gelar, serta perginya sosok Zinedine Zidane dan Cristiano Ronaldo juga memberikan pengaruh besar terhadap penampilan klubnya itu.

Real Madrid

“Musim lalu bukanlah musim yang kami inginkan. Kami harus mengerti bahwa tim ini datang dari memenangi segalanya, tapi memang benar bahwa kami kehilangan intensitas yang kami perlukan untuk menjaga level kami,” ucap Perez, seperti disadur dari Marca, Senin (16/9/2019).

Baca Juga: Perez Bangga dengan Skuad Mahal yang Dimiliki Madrid

“Saya tidak ragu bahwa kami akan mengubahnya. Kami harus melakukan perubahan wajib dan tantangan kami adalah untuk terus menang dalam situasi yang makin sulit dan kompetitif. Kami harus mengembalikan rasa lapar kemenangan kami,” tutup pria asal Spanyol itu.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini