nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

5 Fakta Menarik Kemenangan Manchester City Kontra Bournemouth

Bagas Abdiel, Jurnalis · Senin 26 Agustus 2019 12:01 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 08 26 45 2096629 5-fakta-menarik-kemenangan-manchester-city-kontra-bournemouth-F3atVb6hFY.jpg Bournemouth vs Manchester City (Foto: Sportskeeda)

MANCHESTER City menunjukkan kebangkitan saat menghadapi Bournemouth pada laga pekan ketiga Liga Inggris 2019-2020. Setelah pekan lalu bermain imbang 2-2 kontra Tottenham Hotspur, kini Man City meraih kemenangan dengan skor 3-1 atas Bournemouth.

Pasukan Pep Guardiola mengeluarkan senjata api dan berusaha memborbardir pertahanan Bournemouth. Tekanan mereka pun membuahkan hasil, ketika Sergio Aguero membuka skor pada menit ke-34. Keunggulan itu segera berlipat ganda ketika Raheem Sterling mencetak gol kedua.

Meskipun tidak benar-benar berada dalam permainan, tetapi Bournemouth memperkecil ketertinggalan lewat Harry Wilson. Namun, Aguero memperpanjang keunggulan Man City pada menit 64 lewat Aguero.

Sejumlah hal menarik pun terjadi pada laga tersebut. Okezone pun akan mencoba membahas hal tersebut mengenai lima poin menarik dari kemenangan 3-1 Man City atas Bournemouth.

5. Bournemouth Tampil Menjanjikan Secara Sekilas

Menghadapi Man City, Bournemouth tampil cukup menjanjikan. Tetapi hal itu hanya terjadi sebentar ketika mereka tampil di babak kedua. Setelah tampil tertekan sepanjang babak pertama, Bournemouth mencoba bangkit di babak kedua.

Kebangkitan itu pun terjadi, dan Bournemouth mampu menunjukkan performa terbaik mereka. Para pemain Bournemouth mengerumuni pasukan Guardiola pertahanan Man City dan tidak memberi ruang kepada para pemain lawan. Sayang, tekanan tinggi tersebut hanya berlangsung selama 10 menit karena Man City mampu meresponsnya dengan baik.

Bournemouth

4. Kontroversi VAR

Kontroversi VAR kembali muncul. Beberapa kali keputusan VAR sering salah seperti yang terjadi pada laga Bournemouth kontra Man City. Pada 10 menit laga baru dimulai, Kyle Walker diberi kartu kuning karena melanggar Nathan Ake. Tetapi setelah diputar ulang, Walker terlihat menginjak Ake yang seharusnya bisa berbuah kartu merah.

Kemudian di babak kedua, giliran Man City yang dirugikan oleh VAR. Hal itu terjadi ketika David Silva dilanggar Jefferson Lerna di kotak penalti. Wasit tidak menganggapnya pelanggaran, meski tayangan ulang menunjukkan pelanggaran yang jelas pada David Silva.

Pep Guardiola (Foto: Sportskeeda)

3. Masuknya Rodri

Banyak yang percaya kedatangan Rodri ke Man City hanya untuk cadangan. Tetapi hal itu tidak terjadi pada dua laga sebelumnya yang tampil sebagai starter. Ketika melawan Bournemouth, Rodri turun sebagai pemain cadangan. Namun begitu, Rodri membawa perubahan besar ketika masuk sebagai pemain pengganti.

Selama 10 menit, Bournemouth mampu menguasai permainan atas Man City. Guardiola pun langsung merespons situasi tersebut dengan memasukkan Rodri untuk menggantikan Ilkay Gundogan pada menit ke-58. Beberapa menit setelah pergantian pemain, Man City mampu mengendalikan permainan yang dipelopori oleh Rodri.

Rodri (Foto: Sportskeeda)

2. Kevin De Bruyne adalah Raja Assist

Musim lalu, pemain berpaspor Belgia itu absen selama total 156 hari atau absen dalam 28 pertandingan. Musim ini, dia kembali dan melakukan yang terbaik. Pada menit ke-15, De Bruyne mencatatkan assist keempatnya musim ini lewat gol Sergio Aguero.

Dalam menghasilkan assist keempatnya musim ini, De Bruyne mencetak rekor Liga Inggris, menjadi pemain tercepat yang mencapai 50 assist di Liga Inggris hanya dalam 123 pertandingan. Ia mengalahkan rekor sebelumnya milik Mesut Ozil yang mencapai 50 assist dalam 141 pertandingan.

Kevin De Bruyne (Foto: Sportskeeda)

1. Penampilan ke-400 David Silva

Nama David Silva akan identik dengan Man City. Pemain berpaspor Spanyol itu ditandangani pada 2010 dan telah membuat 400 penampilan pada laga kontra Bournemouth. Ia pun masih mampu bersain dan masih menjadi kekuatan pendorong di balik kesuksesan klubnya.

Apa yang paling tidak publik perhatikan soal Silva adalah kualitas pemimpinnya. Setelah Yaya Toure dan Vincent Kompany pergi, ia bersama Aguero menjadi generasi lama untuk mempimpin era baru Man City.

David Silva

1
5

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini