JAKARTA – Persija Jakarta bakal menjamu Arema FC di laga lanjutan Liga 1 2019, pada Sabtu (3/8/2019). Menurut salah satu penggawa Persija, yakni Tony Sucipto, laga tersebut sangat penting karena bisa memperbaiki posisi timnya di papan klasemen sementara Liga 1 2019.
Karena itulah, Tony mengaku siap mempertahankan lini belakang Persija agar tak kebobolan di pertandingan yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) tersebut. Ia mengatakan Persija sudah berlatih agar bisa meredam serangan Arema yang bisa dikatakan sangat tajam di musim 2019 ini.
Baca Juga: Pelatih Persija Optimis Hentikan Rentetan Positif Arema FC

Semua itu dilakukan Persija karena menurut Tony tiga poin dari Arema amatlah penting. Tony merasa Persija tak boleh lagi kehilangan poin agar bisa memperbaiki posisi klubnya yang sudah terjatuh ke posisi 17 pada klasemen sementara Liga 1 2019 dengan raihan enam poin saja.
“Pertandingan besok (Sabtu) adalah pertandingan yang penting bagi kami karena dari segi klasemen (sedang) berada di papan bawah. Jadi (kemenangan atas Arema penting) untuk memperbaiki peringkat,” ungkap Tony, dikutip dari laman resmi Persija, Sabtu (3/8/2019).
Sebagai palang pintu utama Persija, Tony tahu tugasnya amat berat. Apalagi menurutnya yang harus diwaspadai dari Arema bukan hanya satu atau dua pemain, namun seluruh pemain di tim tersebut dianggap Tony sangat berbahaya.
Akan tetapi, karena Persija sudah berlatih untuk menghadapi serangan Arema di sesi latihan. Tony merasa sedikit percaya diri dan sudah tahu apa yang harus dilakukannya nanti saat pertandingan berlangsung.

“Sebagai pemain mungkin bukan hanya penyerang Arema saja yang harus diwaspadai, karena ini kan sebuah tim jadi semua. Tapi (cara) mengantisipasinya itu kami kemarin sudah melatih hal-hal (untuk meredam) penyerang Arema,” pungkasnya.
(Rivan Nasri Rachman)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.