nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Gara-Gara Messi, Alves Terlihat Lebih Pintar dari Guardiola

Ramdani Bur, Jurnalis · Rabu 10 Juli 2019 20:10 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 07 10 51 2077166 gara-gara-messi-alves-terlihat-lebih-pintar-dari-guardiola-3i5ow89WNH.jpg Alves saat berdiskusi dengan Guardiola. (Foto: REUTERS)

SAO PAULOFullback kanan Tim Nasional (Timnas) Brasil, Dani Alves, mengaku sempat tidak disukai mantan pelatihanya di Barcelona, Josep Guardiola. Alves dibenci Guardiola karena pria 36 tahun itu enggan menuruti instruksi yang diminta pelatih asal Spanyol tersebut.

Guardiola meminta kepada Alves untuk lebih banyak melepaskan bola ke tengah atau ke kotak penalti, alih-alih mengalirkan si kulit bulat ke sisi lapangan. Dalam pandangan Guardiola, dengan begitu peluang mencetak gol lebih terbuka lebar.

Dani Alves saat bela Barcelona

Namun, Alves kekeuh dengan pendiriannya. Alves yang beroperasi sebagai fullback kanan tetap memberikan bola ke pinggir lapangan ketimbang melepaskan si kulit bulat ke tengah. Ternyata Alves memiliki alasan tersendiri mengapa kekeuh dengan pendiriannya.

BACA JUGA: Tanpa Klub, Dani Alves Buka Peluang Kerja di Media

Dengan mengalirkan bola ke pinggir lapangan, Alves otomatis melibatkan megabintang Barcelona, Lionel Messi, yang beroperasi di sisi lapangan. Alves berkata kepada Guardiola, Messi tidak bisa dibiarkan tak menyentuh bola selama dua menit. Sebab jika dibiarkan menganggur, Messi bisa merusak sistem permainan Barcelona.

Benar saja, strategi yang dijalankan Alves benar-benar memanjakan Messi. La Pulga –julukan Messi– merasa dilibatkan dan tampil nyaman. Ujung-ujungnya jika Messi tampil brilian, Barcelona yang diuntungkan.

Messi bersama trofi Liga Spanyol

“Guardiola membenci fullback yang mengoper bola lebih banyak ke sayap, ketimbang ke tengah lapangan. Saya memilih lebih banyak melepas bola ke sayap karena di sana ada Messi. Namun, Guardiola datang kepada saya dan mengatakan, saya harus lebih banyak melepaskan bola ke tengah, bukan ke pinggir,” kata Alves mengutip dari Calciomercato, Rabu (10/7/2019).

“Tapi, saya memiliki pemikiran sendiri. Saya kekeuh kepada pendirian saya bahwa Messi tak bisa tidak menyentuh bola selama dua menit. Jika tidak, ia bisa merusak strategi yang telah diterapkan. Karena itu, Messi harus terlibat agar memberikan dampak positif. Ujung-ujungnya, Guardiola membuktikan ucapan saya benar,” tutup Alves yang kini tidak memiliki klub tersebut.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini