nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ngamuk di Final Copa America 2019, Jesus Minta Maaf

Djanti Virantika, Jurnalis · Senin 08 Juli 2019 18:16 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 07 08 51 2076192 ngamuk-di-final-copa-america-2019-jesus-minta-maaf-3Kh691YyWs.jpg Gabriel Jesus. (Foto: Twitter Gabriel Jesus)

RIO DE JANEIRO – Penyerang Tim Nasional (Timnas) Brasil, Gabriel Jesus, meminta maaf atas tindakannya yang kurang menyenangkan di Copa America 2019. Ia mengaku semua tindakan itu dilakukan karena Jesus begitu kesal dengan keputusan yang dikeluarkan wasit.

Jesus mengeluarkan reaksi mengejutkan kala dikartu merah wasit pada menit ke-70 di laga final Copa America 2019. Hukuman ini diberikan karena pemain yang turut memperkuat Manchester City itu melanggar Carlos Zambrano.

BACA JUGA: Antarkan Brasil Juara Copa America 2019, Casemiro Wujudkan Impian

Keputusan ini tentu saja membuat Jesus merasa sangat kesal karena penampilan yang begitu apik tengah ditunjukkannya saat itu. Sebelum diusir wasit, ia mencatatkan satu gol serta satu assist yang akhirnya membawa Brasil keluar sebagai juara di Copa America 2019.

Gabriel Jesus mengamuk di laga Brasil vs Peru

Karena itu, Jesus sangat kecewa. Ia pun meluapkan rasa kesalnya dengan melakukan tindakan-tindakan yang kurang pantas seperti menendang botol, memukul monitor video assistant referee (VAR), hingga menangis di lorong ruang ganti. Usai laga digelar, Jesus pun menyesali semua tindakannya.

"Saya ingin meminta maaf kepada orang-orang yang ada di dekat saya. Itu campuran emosi dan kemarahan, dari sudut pandang saya, karena dikartu merah. Saya bisa saja menyakiti seseorang dan saya senang saya tidak melakukannya. Saya ingin membantu tim dan saat itu terasa menyakitkan. Kami menang, memainkan permainan yang bagus dan wasit membuat keputusan yang salah. Tetapi, saya juga harus tumbuh dewasa. Saya tidak ingin membuat orang diam, saya tidak menginginkan hal ini,” ujar Jesus, sebagaimana dikutip dari Goal, Senin (8/7/2019).

Para pemain Timnas Brasil

“Saya menyadari kualitas saya, sepakbola saya, apa yang membawa saya ke sini, hari ini. Kritik, juga pujian, akan datang setiap saat. Saya memberikan yang terbaik di lapangan, mengetahui bahwa terkadang hal-hal tak sesuai kenyataan. Tetapi, saya senang dengan turnamen ini. Sejak hari pertama, semua orang senang dan fokus,” tukasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini