nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Berpisah dengan AS Roma, Ranieri Tak Kuasa Tahan Air Mata

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis · Senin 27 Mei 2019 10:36 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 05 27 47 2060754 berpisah-dengan-as-roma-ranieri-tak-kuasa-tahan-air-mata-GRiSSN62lp.jpg Masa tugas Claudio Ranieri sebagai Pelatih sementara AS Roma berakhir (Foto: Laman resmi AS Roma)

ROMA – Pelatih sementara AS Roma, Claudio Ranieri, berurai air mata saat memimpin timnya menghadapi Parma di pekan 38 Liga Italia 2018-2019. Pasalnya, itu merupakan kesempatan terakhir The Tinkerman sebagai juru taktik bagi Alessandro Florenzi dan kawan-kawan.

Claudio Ranieri terlihat begitu emosional saat berdiri di pinggir lapangan hijau. Selain menjalani laga terakhirnya, suporter AS Roma di Stadion Olimpico, membentangkan spanduk berisi kalimat ucapan terima kasih yang begitu menyentuh.

“Tuan Ranieri, Anda tidak ragu untuk memberi jawaban ketika klub membutuhkan. Sekarang terima lah penghormatan dari kami,” bunyi tulisan di spanduk yang dibentangkan suporter AS Roma.

Suporter AS Roma membentangkan spanduk berisi kalimat menyentuh untuk Claudio Ranieri (Foto: AS Roma/Twitter)

(Baca juga: Ranieri Masih Yakin AS Roma Lolos ke Liga Champions 2019-2020)

Pelatih berusia 61 tahun itu mengklaim matanya berair bukan karena menangis, tetapi karena titik air hujan yang mengguyur stadion. Meski begitu, ia mengaku tetap merasa emosional karena harus berpisah dengan AS Roma.

“Saya merasakan emosi yang indah malam ini, tetapi itu bukan air mata, air hujan! Saya bercanda, tentu saja rasanya sangat emosional, terutama mendengar para penggemar dan kepergian saya serta (Daniele) De Rossi,” ujar Claudio Ranieri, melansir dari Football Italia, Senin (27/5/2019).

Claudio Ranieri tak kuasa menahan air mata (Foto: AS Roma/Twitter)

AS Roma mendatangkan Claudio Ranieri seusai memecat Eusebio Di Francesco pada awal Maret 2019. Menariknya, Claudio Ranieri sebelumnya juga dipecat klub Liga Inggris, Fulham, karena dinilai gagal mengangkat klub itu keluar dari zona degradasi.

(fmh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini