MANCHESTER – Manajemen Manchester City mengeluarkan pernyataan resmi soal tuduhan yang dilontarkan Federasi Sepakbola Eropa (UEFA) kepada mereka. Mereka optimis terhindar dari hukuman yang sebelumnya sudah disebutkan UEFA.
Pada awal pekan ini, UEFA melakukan pernyataan bahwa mereka mulai melakukan investasi perihal dugaan penggelembungan dana yang dilakukan Man City pada 2015. Saat itu, Man City melakukan kesepakatan dengan maskapai penerbangan asal Uni Emirat Arab, Etihad.

Dalam kesepakatan itu, Man City menerima 67,5 juta pounds atau sekira Rp1,24 triliun. Ternyata, dalam investigasi yang dilakukan oleh UEFA, Man City disinyalir hanya menerima 8 juta pounds (Rp148 miliar) dari Etihad.
BACA JUGA: Total Uang yang Hilang jika Man City Dilarang Tampil di Liga Champions