nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Unai Emery Berharap Mkhitaryan Bisa Tampil di Final Liga Eropa 2018-2019

Ezha Herdanu, Jurnalis · Selasa 14 Mei 2019 06:29 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 05 14 51 2055343 unai-emery-berharap-mkhitaryan-bisa-tampil-di-final-liga-eropa-2018-2019-nZ4SsJBrGL.jpg Henrikh Mkhitaryan (Foto: Twitter Arsenal)

LONDON – Manajer Arsenal, Unai Emery, memberikan komentar terkait polemik yang dihadapi salah satu anak asuhannya, yakni Henrikh Mkhitaryan, jelang melakoni final Liga Eropa musim 2018-2019 melawan Chelsea. Emery pun berharap Mkhitaryan tetap bisa ambil bagian di laga tersebut.

Sebagaimana diketahui, Arsenal terancam tidak diperkuat Mkhitaryan dalam laga final Liga Eropa 2018-2019 kontra Chelsea. Hal tersebut terjadi karena Mkhitaryan mendapatkan larangan masuk ke Azerbaijan, yang merupakan venue final Liga Eropa musim ini.

Ya, Mkhitaryan yang berkewarganegaraan Armenia memang dilarang masuk Azerbaijan, mengingat kedua Negara tersebut memang tengah berkonflik saat ini. Situasi itu jelas tidak menguntungkan bagi Arsenal yang berharap bisa tampil dengan skuad terkuatnya.

Henrikh Mkhitaryan

Sebab, memenangkan Liga Eropa 2018-2019 menjadi satu-satunya cara untuk Arsenal mengamankan satu tiket ke Liga Champions pada musim depan. Emery pun berharap menemukan solusi agar eks pemain Manchester United itu bisa tampil di laga final Liga Eropa 2018-2019.

Baca Juga: Ozil Tak Masalah Jarang Dipercaya Tampil oleh Unai Emery

“Sejujurnya saya tidak tahu apa solusi untuk masalah ini. Kami ingin semua pemain kami bisa bermain termasuk Mkhitaryan. Hari ini dia sudah bekerja dengan sangat baik dan kami akan melakukan segala cara agar ia bisa bermain bersama kami,” ucap Emery, seperti dikutip dari Soccerway, Selasa (14/5/2019).

Arsenal

Selain mengomentari masalah Mkhitaryan, Emery juga mempertanyakan keputusan UEFA terkait pembagian tiket final Liga Eropa 2018-2019. Ya, UEFA sendiri hanya diberi jatah 6 ribu untuk kedua tim, padahal Olympic Baku Stadium sendiri memiliki kapasitas mencapai 70 ribu.

“Tiga tahun yang lalu tim saya (Sevilla) bermain menghadapi Liverpool di Swiss dan stadionnya penuh dengan suporter kami dan suporter Liverpool sehingga suasananya luar biasa. Namun kali ini kami dan Chelsea masing-masing mendapatkan jatah 6 ribu tiket padahal kapasitas Stadion 70 ribu penonton,” tuntasnya.

(mrh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini