Ketangguhan Ajax sendiri telah diakui oleh tim-tim yang difavoritkan juara di Liga Champions musim ini, seperti Real Madrid dan Juventus. Frankie de Jong dan kawan-kawan berhasil menyingkirkan dua tim tersebut untuk melangkah ke babak semifinal. Madrid kandas di babak 16 besar, sementara Juventus harus menelan pil pahit dari Ajax di babak delapan besar.

"Ajax selalu selangkah di depan orang lain. Mereka hanya mempersiapkan semua orang untuk level tertinggi. Ketika berusia enam atau tujuh tahun, mereka sudah mulai dipersiapkan untuk berada di tim terbaik di liga. Anda harus mendominasi. Hasil imbang tidak pernah cukup. Kemenangan tidak pernah cukup. Anda harus selalu menang dengan cara tertentu. Itulah yang Anda lihat sekarang di Ajax,” ujar Vertonghen, sebagaimana dikutip dari Goal, Selasa (30/4/2019).
"Ajax bermain di level yang sulit dipercaya. Anda tidak mengharapkan tim selain dari negara-negara besar untuk melakukan ini. Mereka telah menunjukkan cara untuk melakukannya. Banyak pemain muda yang datang ke sana. Bahkan, ada yang debut di usia 17 dan mereka siap. Mereka lapar dan sangat siap. Mereka tak kenal takut. Mereka merasakan dukungan dari akademi. Di sisi lain, klub juga selalu mempercayai kualitas mereka,” tukasnya.
(Djanti Virantika)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.