LONDON – Hasil negatif harus didapat Juventus ketika melakoni leg kedua babak perempatfinal Liga Champions musim 2018-2019. Menghadapi Ajax Amsterdam, La Vecchia Signora –julukan Juve– takluk dengan skor akhir 1-2 dari lawannya.
Kekalahan dari Ajax itu pun membuat impian Juve untuk bisa merebut gelar juara Liga Champions musim ini pun musnah. Ya, Juve harus mengakui keunggulan De Godenzonen –julukan Ajax– 2-3 secara agregat.

Apa yang diraih Juve ketika menghadapi Ajax memang mengejutkan banyak pihak. Terlebih, Ajax memang sebelumnya tidak pernah diunggulkan untuk bisa mencapai babak semifinal Liga Champions 2018-2019.
Baca Juga: Marchisio: Hadirnya Ronaldo Tak Jamin Juventus Bisa Raih Liga Champions
Mengetahui kondisi tersebut membuat mantan juru taktik Manchester United, yakni Jose Mourinho, memberikan analisisnya. Mourinho menyebut bahwa Juve kalah karena terpancing oleh gaya bermain yang diusung oleh Ajax.

“Apabila Anda bermain melawan Ajax dengan cara yang mereka inginkan, maka Anda memiliki risiko bahwa mereka lebih baik daripada Anda,” ujar Mourinho, seperti dirangkum dari BBC Sport, Sabtu (20/4/2019).
“Jika saya melihat misalnya Ajax bermain Barcelona atau Liverpool di Final, jika mereka mencapai Final, saya pikir Barcelona dan Liverpool dapat mengalahkan mereka dengan memainkan kekuatan mereka sendiri tetapi ketika kualitas Anda tak ada, Anda harus pergi ke sudut pandang strategis. dan memberi mereka apa yang tidak mereka inginkan,” tuntas pria asal Portugal itu.
(Mochamad Rezhatama Herdanu)