Ironisnya, teknologi tersebut lah yang akhirnya menggagalkan langkah Raheem Sterling dan kawan-kawan. Mereka sempat mencetak gol di injury time tetapi dianulir karena Sergio Aguero lebih dulu dalam posisi offside. Guardiola yang sempat merayakan gol dengan penuh antusias, mengaku ikhlas menerima hasil tersebut.

“Sangat sulit diterima. Kami sangat dekat dengan kelolosan. Ini sungguh kejam tapi kami harus menerimanya. Pertandingan yang sangat menyenangkan buat semua orang,” ujar Pep Guardiola dalam konferensi pers pascalaga, mengutip dari laman resmi UEFA, Kamis (18/4/2019).
“Kami gagal mengeksekusi penalti di laga pertama. Kami membuat kesalahan di dua gol pertama mereka. Anak-anak sudah mencoba hingga akhir, kami harus bangga dengan pencapaian selama dua musim ini,” tegas pelatih berusia 48 tahun itu.
(Fetra Hariandja)