Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pep Guardiola Legowo Man City Disingkirkan Tottenham Hotspur

Wikanto Arungbudoyo , Jurnalis-Kamis, 18 April 2019 |04:44 WIB
Pep Guardiola <i>Legowo</i> Man City Disingkirkan Tottenham Hotspur
Pelatih Manchester City Josep 'Pep' Guardiola menerima kekalahan dramatis dari Tottenham Hotspur (Foto: UEFA)
A
A
A

MANCHESTER - Manajer Manchester City, Josep ‘Pep’ Guardiola, dengan lapang dada menerima hasil leg II Perempatfinal Liga Champions 2018-2019 di Stadion Etihad, Kamis (18/4/2019) dini hari WIB. The Citizens tersingkir secara dramatis setelah menang 4-3 atas Tottenham Hotspur pada pertandingan tersebut karena agregat 4-4 menguntungkan tim tamu yang lebih banyak mencetak gol tandang. 

Laga tersebut berlangsung dalam tempo tinggi dan penuh ketegangan dari awal hingga akhir. Empat gol sempat tercipta dalam 15 menit pertama laga bagi masing-masing kubu. Man City sempat berharap lolos ketika Sergio Aguero mencetak gol keempat di menit ke-69.

Namun, gol Fernando Llorente memastikan Man City harus kembali tersingkir di Perempatfinal Liga Champions. Gol tersebut nyaris dianulir wasit karena ada dugaan handball, tetapi kemudian disahkan oleh Cuneyt Cakir usai berkonsultasi dengan VAR.

Baca Juga:
baca_juga

Raheem Sterling memunculkan harapan buat Man City (Foto: UEFA)

(Baca juga: Tottenham Hotspur Singkirkan Man City Secara Dramatis)

Ironisnya, teknologi tersebut lah yang akhirnya menggagalkan langkah Raheem Sterling dan kawan-kawan. Mereka sempat mencetak gol di injury time tetapi dianulir karena Sergio Aguero lebih dulu dalam posisi offside. Guardiola yang sempat merayakan gol dengan penuh antusias, mengaku ikhlas menerima hasil tersebut.

Fernando Llorente memastikan kelolosan Tottenham Hotspur (Foto: UEFA)

“Sangat sulit diterima. Kami sangat dekat dengan kelolosan. Ini sungguh kejam tapi kami harus menerimanya. Pertandingan yang sangat menyenangkan buat semua orang,” ujar Pep Guardiola dalam konferensi pers pascalaga, mengutip dari laman resmi UEFA, Kamis (18/4/2019).

“Kami gagal mengeksekusi penalti di laga pertama. Kami membuat kesalahan di dua gol pertama mereka. Anak-anak sudah mencoba hingga akhir, kami harus bangga dengan pencapaian selama dua musim ini,” tegas pelatih berusia 48 tahun itu.

(Fetra Hariandja)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita bola lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement