nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Persib Bikin Nangis Korban Banjir di Bandung

CDB Yudistira, Jurnalis · Selasa 09 April 2019 18:42 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 04 09 49 2041188 -Uf7GiF2J9I.jpg Para penggawa Persib sambangi korban banjir bandang Bandung. (Foto: CDB Yudistira/Okezone)

BANDUNG - Persib Bandung hari ini mengunjungi SD 106 Ajitunggal di Kota Bandung. Sekolah itu merupakan salah satu bangunan yang terdampak akibat banjir bandang pekan lalu di kawasan Cijambe, Kecamatan Ujungberung, Kota Bandung.

SD 106 Ajitunggal sendiri mengalami kerusakan cukup parah. Dinding pembatas antara sekolah dan sekolah di samping sekolah roboh. Fasilitas lain pun mengalami kerusakan, mulai dari perpustakaan hingga ruang kelas.

Baca Juga: Gian Zola Bersyukur Bisa Perkuat Timnas Indonesia U-23

Saat banjir melanda, beberapa siswa dan guru bahkan sempat terjebak di ruang kelas. Tapi, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu. Beberapa hari kegiatan belajar sempat diliburkan. Kegiatan belajar baru diefektifkan kembali sejak kemarin.

Mirisnya, belum ada perbaikan berarti untuk kerusakan yang ada. Akibatnya, sebagian siswa terpaksa harus 'menumpang' di ruang kelas sekolah lain yang tidak jauh dari lokasi. Bahkan, sebagian siswa harus belajar di bangunan milik warga sebagai tempat belajar sementara.

Rombongan Persib pun sengaja datang ke lokasi karena hari ini latihan kebetulan sedang diliburkan. Ada tiga pemain yang dibawa, yaitu I Made Wirawan, Supardi Nasir, dan Febri Hariyadi. Sedangkan dari manajemen datang Manajer Umuh Muchtar, Komisaris PT PBB Kuswara S Taryono dan beberapa orang lainnya.

Di sana, Umuh dan para pemain Persib memberikan dorongan semangat bagi para siswa dan guru. Beberapa bantuan peralatan sekolah pun diberikan. Para siswa dan guru pun tampak antusias dan bahagia didatangi para pemain kebanggaannya.

Korban banjir di Bandung bertemu skuad Persib

Bahkan, Umuh menjanjikan siap memperbaiki berbagai kerusakan di sekolah tersebut. Ia merasa miris melihat kondisi sekolah setelah diamuk banjir.

"Saya terenyuh dan prihatin sekali melihat kejadian ini. Ini bukan musibah kecil ya, untung tidak merenggut nyawa juga," ujar Umuh, Selasa (9/4/2019).

Ia pun akan segera menarik beberapa orang pekerja bangunan yang sedang mengerjakan proyek miliknya ke sekolah tersebut. Ia ingin perbaikan segera dilakukan agar aktivitas pendidikan di sekolah itu kembali normal.

"Ini urusan pribadi saya. Nanti saya juga akan bicara sama PT, Pak Glenn (Dirut PT PBB) juga kalau ditelepon pasti akan bantu. Jadi ini dari pribadi saya dulu, nanti dari PT juga akan membantu," tutur Umuh.

Sontak, Kepala SD 106 Ajitunggal Dwi Windiarti dan beberapa guru lain langsung berucap syukur. Bahkan, beberapa di antaranya menangis terharu karena kerusakan sekolah secepatnya akan diperbaiki.

Sambil terisak, Dwi mengucap rasa terima kasihnya. Ia mengaku tidak bisa berkata banyak karena terharu tidak menyangka sekolahnya akan diperbaiki.

"Terima kasih, mudah-mudahan Allah SWT membalas semua kebaikannya," ungkap Dwi.

Sementara dalam kunjungannya itu, Umuh dan rombongan sempat diajak melihat berbagai kerusakan di lokasi. Kehadiran mereka pun menyedot perhatian siswa, guru, dan masyarakat sekitar.

Mereka banyak yang berebut meminta tanda tangan, berfoto, bahkan untuk sekedar bersalaman. Dengan ramah, rombongan Persib melayani berbagai permintaan mereka.

(Ram)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini