nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Fans Serang Moise Kean Lewat Nyanyian Rasis, Cagliari Terhindar dari Hukuman

Ramdani Bur, Jurnalis · Jum'at 05 April 2019 14:50 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 04 05 47 2039477 fans-serang-moise-kean-lewat-nyanyian-rasis-cagliari-terhindar-dari-hukuman-yngxVgBqbE.jpg Kean jadi korban kebrutalan fans Cagliari. (Foto: @MATUDIBlaise)

CAGLIARI – Cagliari terhindar dari hukuman perihal tuduhan nyanyian bernada rasis yang dilakukan fans mereka kepada penyerang Juventus, Moise Kean. Federasi Sepakbola Italia (FIGC) memutuskan untuk tidak menjatuhkan hukuman kepada Cagliari setelah melakukan pertimbangan.

Pertimbangan FIGC enggan menjatuhkan hukuman kepada Cagliari karena mereka berpendapat, hanya sekira 40-50 fans Isolani –julukan Cagliari– yang melantunkan nyanyian bernada rasis. Karena itu, FIGC pun tidak bisa memberi hukuman kepada Cagliari.

Juventus

“Mereka (fans Cagliari) sedikit bereaksi terhadap gerakan provokatif yang dilakukan oleh Kean. Tidak ada tanda-tanda buu (nyanyian rasis) yang ditujukan kepada Kean sebelum ia mencetak gol,” tulis pernyataan FIGC.

BACA JUGA: Gattuso Sudah Tentukan Formasi untuk Laga Milan vs Juventus

Sebelumnya, isu rasis yang ditujukan fans Cagliari kepada Kean memang kencang beredar. Saat itu, Kean dilaporkan mendapatkan nyanyian bernada rasis tiap kali penyerang 19 tahun itu memegang bola.

Karena itu, ketika mencetak gol kedua Juventus pada menit 85, Kean melakukan selebrasi tepat di depan suporter garis keras Cagliari. Saat itu, fans Cagliari melakukan aksi brutal salah satunya melempari penyerang Tim Nasional (Timnas) Italia itu dengan botol air minum

Juventus

Isu rasis di Italia memang tak kunjung berakhir. Pada medio Januari 2019, bek Napoli Kalidou Koulibaly mendapatkan nyanyian bernada rasis saat bertandang ke markas Inter Milan. Akibat kelakuan sang suporter, Inter pun harus menjalani dua laga kandang Liga Italia 2018-2019 tanpa ditemani penonton.

(Ram)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini