nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Matuidi Bela Moise Kean yang Jadi Korban Rasisme oleh Fans Cagliari

Andika Pratama, Jurnalis · Rabu 03 April 2019 10:00 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 04 03 47 2038548 matuidi-bela-moise-kean-yang-jadi-korban-rasisme-oleh-fans-cagliari-egTLVvmi12.jpg Moise Kean (Foto: Twitter/@juventusfcen)

CAGLIARI Moise Kean jadi salah satu bintang untuk Juventus saat menaklukkan Cagliari 2-0 di Sardegna Arena, Rabu (3/4/2019), dini hari WIB. Kean menyumbangkan namanya di papan skor untuk menggenapi kemenangan Juventus pada menit 85.

Seperti yang dilaporkan Radionz, Rabu (3/4/2019), Kean melakukan selebrasi tepat di hadapan fans tim tuan rumah setelah mencetak gol itu. Selebrasi Kean bertujuan membalas cemoohan yang diterimanya dari fans Cagliari sepanjang pertandingan. Akan tetapi, selebrasi Kean dibalas juga dengan teriakan ‘buu’ oleh fans Cagliari yang dianggap sebagai salah satu bentuk pelecehan rasisme di Liga Italia. Selain itu, terdengar pula suara-suara yang menirukan monyet dari fans Cagliari.

Moise Kean (Foto: Twitter/@juventusfcen)

Menilik kejadian itu, rekan setim Kean, Blaise Matuidi, pun menghampiri wasit untuk melayangkan protes atas pelecehan rasisme dari fans Cagliari. Dalam kondisi itu terlihat Matuidi mengancam akan meninggalkan pertandingan apabila hal tersebut terus terjadi. Meskipun begitu, pertandingan tetap dilanjutkan hingga akhir dengan kemenangan 2-0 untuk Juventus.

BACA JUGA: Siap Pecahkan Rekor, Wonderkid Juventus Belajar Banyak dari Ronaldo

Matuidi melayangkan protes begitu keras kepada wasit karena dia senasib dengan Kean. Pada musim lalu, pemain berpaspor Prancis itu pernah menjadi korban rasisme oleh fans Cagliari juga di Sardegna Arena. Kejadian yang menimpa Matuidi itu berujung dengan permintaan maaf dari Cagliari.

Blaise Matuidi (Foto: Twitter/@juventusfcen)

Meskipun begitu, masih banyak juga pemain-pemain yang jadi korban rasisme di Liga Italia musim ini. Hal itu menunjukkan masih rendahnya pemahaman fans masing-masing klub soal nilai utama sepakbola sebagai olahraga yang mempersatukan semua orang tak terbatas pada ras, suku ataupun agama tertentu.

Patut ditunggu tindakan apa yang akan diambil oleh Federasi Sepakbola Italia (FIGC) terhadap Cagliari. Sebelum ini, Inter Milan menerima hukuman dua laga kandang tanpa penonton akibat pelecehan rasisme yang dilakukan oleh fans-nya terhadap bek tengah Napoli, Kalidou Koulibaly, di Giuseppe Meazza. Hukuman serupa bisa diterapkan terhadap Cagliari untuk memberikan efek jera terhadap fans-nya yang melakukan pelecehan rasisme kepada Kean.

(ADP)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini