nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Puyol Akui Sangat Terpukul dengan Pengkhianatan Figo ke Madrid

Hendry Kurniawan, Jurnalis · Kamis 28 Maret 2019 18:42 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 03 28 46 2036295 puyol-akui-sangat-terpukul-dengan-pengkhiantan-figo-ke-madrid-RWrlHpLNOB.jpg Luis Figo bergabung dengan Real Madrid (Foto: Marca)

BARCELONA – Pada bursa transfer musim panas 2000 terjadi perpindahan pemain yang sangat mengejutkan kala Luis Figo meninggalkan Barcelona untuk bergabung dengan Real Madrid. Transfer Figo tersebut pun dianggap sebagai salah satu pengkhianatan terbesar dalam sejarah sepakbola. Bahkan, legenda Barcelona, Carles Puyol, mengaku sangat terpukul saat transfer tersebut terjadi.

Seperti diketahui, Barcelona dan Madrid memiliki hubungan rivalitas yang sangat panas. Perseteruan keduanya untuk memperebutkan titel sebagai yang terbaik di Spanyol telah berlangsung sejak lama. Maka dari itu, kepindahan Figo dari Barca yang langsung menuju ke Madrid pun dianggap sebagai sesuatu yang tak termaafkan.

(Baca juga: Umtiti: Griezmann Bisa Sukses di Barcelona)

Luis Figo

Terlebih lagi, saat masih di Barca, Figo merupakan pemain andalan Blaugrana. Pria berpaspor Portugal itu bahkan telah menyandang ban kapten Barca dan dianggap sebagai sosok yang bakal menjadi legenda Blaugrana. Akan tetapi, karier Figo bersama Barca nyatanya hanya bertahan selama lima musim saja, sebelum pada akhirnya ia dicap sebagai pengkhianat.

Luis Figo

Transfer Figo ke Madrid tersebut tak ayal membuat banyak fans Barca kecewa. Puncaknya, Figo bahkan dilempari kepala babi oleh fans Barca saat duel El Clasico tersaji. Sebagai sesama pesepakbola, Puyol sebenarnya memaklumi perpindahan pemain dari satu klub ke klub lain. Akan tetapi, melihat seorang pemain hengkang ke rival terbesarnya, diakui Puyol sebagai sesuatu yang menyakitkan.

“Perpindahan pemain adalah hal-hal lumrah dalam sepakbola. Akan tetapi, ketika salah satu kapten dan salah satu pemain paling dicintai pergi ke rival terbesarnya, itu selalu menyakitkan,” ujar Puyol, seperti dilansir dari Marca, Kamis (28/3/2019).

(fmh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini