Sejak gol pertama tercipta, Guardiola langsung meminta anak asuhnya untuk bermain lebih agresif dan terbuka. Kondisi ini ternyata berhasil membuat Man City berulang kali menjebol pertahanan Schalke.

“Ini adalah hasil yang jelas. Kami bahagia bisa mencapai perempatfinal. Kami tidak memulai laga dengan baik. Kami sedikit takut untuk bermain (terbuka), tetapi setelah unggul 1-0, kami lebih rileks dan memutuskan untuk bermain terbuka dan agresif. Kami memulai 20 menit pertama dengan niat tidak ingin kehilangan apa yang kami capai di Jerman. Itulah kenapa kami tidak menyerang berlebihan,” ujar Guardiola, sebagaimana dikutip dari laman resmi Man City, Rabu (13/3/2019).
“Niat kami dari awal adalah bermain tidak begitu agresif melawan para fullback. Kami mencoba agar tidak kehilangan bola. Kami tidak kehilangan apa yang kami capai dan itulah kenapa kami tidak tahu apa yang harus dilakukan setelah gol pertama tercipta! Itu adalah umpan luar biasa dari Bernardo dan Gundogan, kemudian di benak para pemain, kelolosan kami hampir dipastikan,” tukasnya.
(Djanti Virantika)