nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Florentino Perez Galau Tentukan Pelatih Madrid Berikutnya

Hendry Kurniawan, Jurnalis · Kamis 07 Maret 2019 15:29 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 03 07 46 2027046 florentino-perez-galau-tentukan-pelatih-madrid-berikutnya-Hx70eUk43O.jpg Florentino Perez dan Jose Mourinho (Foto: Reuters)

MADRID – Hasil buruk yang menimpa Real Madrid saat ini membuat presiden mereka, Florentino Perez, dikabarkan memburu pelatih baru. Maklum saja, pasalnya torehan yang dibuat Santiago Solari sejauh ini tak memuaskannya. Akan tetapi, Perez sendiri nyatanya masih bingung untuk menentukan siapa pelatih Madrid berikutnya.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh mantan Presiden Real Madrid, Ramon Calderon. Ia menerangkan bahwa Perez sebenarnya sangat menginginkan Jose Mourinho untuk kembali menangani Madrid. Akan tetapi, para petinggi klub banyak juga yang menginginkan Zinedine Zidane lantaran telah mempersembahkan banyak trofi.

(Baca juga: Kroos Berharap Madridista Tetap Dukung Madrid)

Zidane dan Perez

Sebelum ini, Calderon membeberkan bahwa Perez telah mencoba menghubungi Zidane untuk memintanya kembali menukangi Madrid. Sayangnya, pinangan tersebut ditolak Zidane. Tak ayal, kondisi tersebut membuat Perez semakin kepusingan. Menurut Calderon, Perez bisa saja mengganti pelatih saat musim panas nanti. Akan tetapi, ia juga sadar kalau fans sudah tidak sabar menginginkan perubahan.

“Opsi pertama bagi presiden selalu, selalu Mourinho. Tapi masalahnya adalah siapa yang akan menjalankan klub di kantor? Mereka berbicara tentang kemungkinan Zidane atau Mourinho - mereka adalah pelatih yang sama sekali berbeda dengan ide sepakbola yang sangat berbeda,” beber Calderon, mengutip dari Mirror, Kamis (7/3/2019).

Jose Mourinho

"Ini adalah presiden yang tidak menentu dan aneh yang telah membawa kami ke situasi ini. Ada pilihan untuk mendatangkan Mourinho sekarang, namun bagi saya tidak ada gunanya. Pada saat ini apa pun yang Anda lakukan akan salah. Saya misalkan mereka akan menunggu sampai akhir musim, namun ini waktu yang sangat lama, tiga bulan, untuk menderita semua kritik dan kemarahan para fans," tukasnya.

(fmh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini