Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sarri Geram Chelsea-nya Dibanding-bandingkan dengan Arsenal

Rivan Nasri Rachman , Jurnalis-Jum'at, 22 Februari 2019 |13:35 WIB
Sarri Geram Chelsea-nya Dibanding-bandingkan dengan Arsenal
Pelatih Chelsea, Maurizio Sarri. (Foto: Twitter Chelsea)
A
A
A

LONDON Chelsea saat ini kerap kali menjadi buah bibir di dunia sepakbola. Akan tetapi pembicaraan mengenai tim asal London tersebut bukan karena prestasinya, melainkan betapa buruknya Chelsea semenjak memasuki pertengahan musim 2018-2019. Buruknya permainan Chelsea itu pun selalu dikait-kaitkan dengan sang pelatih, yakni Maurizio Sarri.

Bahkan banyak yang mengatakan Arsenal di 2018-2019 jauh lebih baik ketimbang Chelsea, padahal The Gunners –julukan Arsenal– juga baru melantik pelatih barunya di awal musim ini. Arsenal dianggap jauh lebih sedikit mendapatkan kritikan ketimbang Chelsea era Sarri.

Baca Juga: Alasan Zidane Tolak Tangani Chelsea

Mendengar timnya dibanding-bandingkan dengan rival sekota, Sarri mengaku geram. Dirinya heran mengapa Chelsea mendapatkan begitu banyak kritikan ketimbang tim asuhan Unai Emery. Padahal dari segi poin di klasemen sementara Liga Inggris 2018-2019, Chelsea dan Arsenal sama-sama mengoleksi 50 poin. Lalu kedua tim juga sama-sama lolos ke babak 16 besar Liga Eropa 2018-2019.

Bahkan Chelsea lolos ke final Piala Liga Inggris 2018-2019, sementara Arsenal justru sudah gugur. Bila dilihat, pencapaian Chelsea dan Arsenal di musim ini tak terlalu jauh berbeda, bahkan sedikit lebih baik. Akan tetapi Sarri tetap saja kesal karena lebih mendapatkan kritikan ketimbangt tim rival sekotanya tersebut.

“Saya selalu mendengar banyak orang memuja Arsenal di musim ini, namun mereka saja tak bisa sampai ke final Piala Liga Inggris. Mereka juga memiliki perolehan poin yang sama dengan kami di Liga Inggris dan sama-sama lolos ke babak 16 besar Liga Eropa seperti kami,” ungkap Sarri, mengutip dari Sportskeeda, Jumat (22/2/2019).

“Saya tak mengerti kenapa banyak orang menganggap musim kami selalu negatif dan Arsenal disebut sangat impresif. Tentu benar, terkadang ada kami di atas dan kadang di bawah. Namun bila melihat ini musim pertama saya di liga baru, maka saya rasa saya masih dapat diterima. Saya mengambil alih tim yang hanya bisa finis di peringkat kelima (Chelsea di musim 2017-2018), dan bukan tim yang habis menjuarai sesuatu,” tutupnya.

(Rivan Nasri Rachman)

Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita bola lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement