“Liga Champions adalah dunia yang berbeda. Kami sudah melihatnya pada Liverpool dan tim lainnya. Beberapa bukan yang terbaik di liga (domestik) dan, sebagian lainnya di Liga Champions, kohesinya meningkat. Itu tidak sama,” ujar Saha, menukil dari Daily Mail, Selasa (12/2/2019).

“Ini bukan tentang tim yang memainkan permainan yang solid; itu tidak cukup di Liga Champions. Ini tentang para pemain yang dapat bermain dengan bebas, untuk menghadapi transisi dan dengan tekanan pada menit-menit terakhir pertandingan,” terang Saha.
(Fetra Hariandja)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.