PELATIH Timnas Irak, Graham Arnold, menyebut Timnas Indonesia diperlakukan tidak adil di babak keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Graham Arnold mengatakan lokasi dan jarak pertandingan tidak menguntungkan Timnas Indonesia.
Awalnya, AFC menunjuk tempat netral sebagai venue babak keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Namun, beberapa bulan sebelum babak keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia dimulai, AFC menunjuk Qatar dan Arab Saudi sebagai tuan rumah babak keempat.
“Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) telah mengonfirmasi Asosiasi Sepak Bola Qatar dan Federasi Sepak Bola Arab Saudi sebagai Asosiasi Anggota Tuan Rumah untuk Playoff Kualifikasi Asia AFC (babak keempat) yang akan datang,” bunyi keterangan resmi dari AFC pada Jumat, 13 Juni 2026.
Penunjukan Arab Saudi juga menjadi janggal. Sebab, pada Juni 2025 atau ketika AFC mengumumkan tuan rumah babak keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, ranking FIFA Irak lebih bagus ketimbang Arab Saudi.
Timnas Indonesia memiliki persiapan mepet saat turun di babak keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Jay Idzes dan kawan-kawan baru mendarat di Arab Saudi pada Selasa, 7 Oktober 2025.
Namun, sehari berselang atau pada Rabu, 8 Oktober 2025, Timnas Indonesia langsung dihadapkan tuan rumah Arab Saudi di matchday pertama Grup B babak keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Hasilnya, Timnas Indonesia kalah 2-3 dari Arab Saudi.