nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Rudiger Geram Pemain Chelsea Disebut Tak Punya Motivasi

Hendry Kurniawan, Jurnalis · Jum'at 08 Februari 2019 07:37 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 02 08 45 2015119 rudiger-geram-pemain-chelsea-disebut-tak-punya-motivasi-FRLZ6fPmBv.jpg Antonio Rudiger (Foto: Reuters)

LONDON – Hasil buruk yang sempat didapat Chelsea beberapa waktu lalu telah membuat pelatih mereka, Maurizio Sarri, marah besar. Sarri menyebut kalau para pemain Chelsea tak memiliki motivasi dalam bertanding. Perkataan Sarri tersebut nyatanya membuat bek Chelsea, Antonio Rudiger, menjadi kesal.

Rudiger menilai bahwa performa buruk yang didapat Chelsea beberapa waktu lalu bukan karena masalah motivasi. Menurutnya, para pemain Chelsea telah bertanding sebaik mungkin untuk bisa memenangkan laga. Ketimbang mempersoalkan masalah motivasi, Rudiger menilai kendala Chelsea justru berada pada taktik pilihan Sarri.

(Baca juga: Soal Masa Depan, Hazard: Saya Akan Umumkan di Waktu yang Tepat)

Maurizio Sarri

Dalam beberapa tahun terakhir, Chelsea pasalnya lebih sering menerapkan strategi bertahan. Tak ayal, ketika Sarri hadir dengan permainan menyerangnya, tidak semua pemain bisa langsung beradaptasi. Menurut Rudiger, membutuhkan waktu untuk beradaptasi dengan skema menyerang milik Sarri.

“Untuk waktu yang lama, Chelsea memiliki permainan defensif. Dan Anda tidak bisa terbiasa dengan sesuatu yang baru dalam semalam. Tahun pertama Pep Guardiola juga tidak semulus itu (di Manchester City). Dia (Sarri) adalah pelatih yang sangat emosional, namun Anda tidak bisa menyalahkan semuanya pada motivasi,” ucap Rudiger, menukil dari Kicker, Jumat (8/2/2019).

Pemain Chelsea berselebrasi

“Kami telah memiliki itu ketika dibutuhkan. Kami adalah tim pertama yang mengalahkan Manchester City. Kami harus lebih tangguh. Sekarang, kami memiliki banyak penguasaan bola, namun kami perlu mendapatkan sesuatu yang kotor kembali dalam permainan kami,” pungkas Rudiger.

(fmh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini