4. Boikot media Inggris, BBC
Karakternya yang keras benar-benar terbukti dengan boikot selama tujuh tahun kepada media Inggris, BBC. Sir Alex kesal karena media yang sahamnya dimiliki pemerintah Inggris itu menerbitkan tayangan dokumenter pada 2003 berjudul ‘Fergie and Son’ yang memberi citra buruk pada sang manajer.

Dalam tayangan tersebut, Jason Ferguson dianggap mengambil keuntungan ilegal dari sejumlah transfer yang melibatkan ayahnya. Terang saja Fergie berang dengan video tersebut. Ia enggan melayani wawancara dengan BBC dan lebih sering mengirim asistennya untuk berbicara.
Permusuhan tersebut berlangsung selama tujuh tahun berturut-turut meski manajer-manajer di Liga Inggris diwajibkan melayani wawancara dengan BBC. Man United dengan rela membayar denda karena sikap Ferguson tersebut.
Sikap Sir Alex Ferguson baru melunak setelah diadakan pertemuan pada Agustus 2011 dengan Direktur Jenderal BBC. Hasilnya, Ferguson melakukan gencatan senjata dan mulai mau melayani permintaan wawancara.