nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kemenangan Persija Dinilai Jadi Angin Segar bagi Sepakbola Nasional

Hendry Kurniawan, Jurnalis · Sabtu 15 Desember 2018 10:17 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 12 15 49 1991636 kemenangan-persija-dinilai-jadi-angin-segar-bagi-sepakbola-nasional-2qGP3hoXKu.jpg Pemain dan Pelatih Persija merayakan gelar juara Liga 1 2018 (Foto: Heru Haryono/Okezone)

JAKARTA – Keberhasilan Persija Jakarta dalam menjuarai Liga 1 2018 dinilai menjadi angin segar bagi persepakbolaan nasional. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Dewan Pembina Persija, Syafruddin. Ia memandang bahwa kini persepakbolaan Indonesia telah berkembang dan menuju ke arah yang lebih baik.

"Kita ingin dunia sepakbola maju, bagus, dan disegani, walaupun saat ini timnas kita prestasinya sedang turun, namun saya mendoakan semoga perjuangan di dunia olahraga mendapat manfaat besar bagi bangsa," ujar Syafruddin dalam acara Pembubaran Panitia Pelaksana Persija 2018 sekaligus syukuran menjuarai Liga 1 di Jakarta.

(Baca juga: GBK hingga Balai Kota, Ini Rute Pawai Juara Persija)

Persija Jakarta juara

Saat memberi sambutan, Syafruddin kembali menegaskan kemenangan Persija diperoleh karena kerja keras dan konsistensi yang selalu terjaga selama satu musim bergulir. Ia menjelaskan bahwa Persija menjadi juara dengan cara yang murni, bukan karena setting-an atau hal-hal negatif lainnya seperti yang ditudingkan sejumlah pihak.

"Kemenangan Persija murni karena peforma Persija tahun ini sangat tinggi, tidak ada yang perlu dicurigai, jangan bikin hoax. Tidak mungkin seting-an," tegas Syafruddin yang juga menjabat Menteri PANRB.

Persija Jakarta juara

Selain merengkuh trofi Liga 1 2018, tahun ini Persija juga menjadi kampiun di turnamen pramusim, yakni Piala Presiden dan Piala Super di Malaysia. Maka dari itu, Syafruddin meminta kepada Ismed Sofyan dan kawan-kawan untuk tidak jemawa dengan semua kemenangan yang diraih. Selain itu, apresiasi juga tidak hanya ditujukan kepada para pemain Persija saja, namun Jakmania yang selalu memberi dukungan.

"Jakmania menurut aparat keamanan adalah suporter yang kreatif, tidak lagi suka buat keributan. Ini bukan karena saya Ketua Dewan Pembinanya sehingga aparat bilang seperti itu," ucap Syafruddin yang pernah menjabat sebagai Wakapolri.

(fmh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini