TURIN – Kritikan datang menghampiri Cristiano Ronaldo. Hal itu seiring kegagalan pesepakbola 33 tahun itu mencetak gol bagi Juventus di tiga laga awal Liga Italia 2018-2019. Meski mencetak banyak peluang, Ronaldo gagal menceploskan bola di laga kontra Chievo Verona, Lazio dan Parma Calcio.
Akan tetapi, tak perlu cemas meratapi kegagalan Ronaldo mencetak gol di tiga laga awal. Sebab, Ronaldo kerap baru bersinar di paruh kedua musim. Ambil contoh di Liga Spanyol 2017-2018. Saat itu, hingga Liga Spanyol 2017-2018 memasuki jornada 19, pesepakbola 33 tahun itu hanya mengoleksi empat gol!

(Ronaldo baru panas di paruh kedua musim 2017-2018. Foto: REUTERS)
Ia mencetak empat gol dari 14 pertandingan. Akan tetapi, di paruh kedua musim Ronaldo menggila. Hanya dari 13 pertandingan, pesepakbola berpaspor Portugal itu mencetak 22 gol! Berhubung musim 2018-2019 masih panjang, masih ada waktu bagi Juventini ataupun fans Ronaldo untuk melihat sang idola mencetak gol demi gol.