nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Potensi Kebangkitan AC Milan di Liga Italia 2018-2019

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis · Kamis 16 Agustus 2018 17:06 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 08 16 47 1937561 potensi-kebangkitan-ac-milan-di-liga-italia-2018-2019-47deqg9z77.jpg Skuad Milan saat hendak bertemu Real Madrid di Trofeo Santiago Bernabeu. (Foto: Facebook AC Milan)

PERJALANAN AC Milan dalam satu dekade terakhir di Liga Italia bak sedang menaiki roller coaster. Awal dekade 2010, Rossoneri ada di puncak tertinggi dengan menjuarai Liga Italia 2010-2011. Akan tetapi, setelah itu, prestasinya melorot jauh hingga mencapai titik nadir pada 2014-2015 dengan menempati peringkat 10.

Sejak musim yang berakhir tragis itu, Milan mulai perlahan menunjukkan peningkatan. Di musim 2015-2016, mereka berhasil naik ke peringkat 7 dan pada dua musim terakhir duduk di posisi 6 akhir klasemen Liga Italia.

Musim lalu sebenarnya banyak yang memprediksi pengoleksi tujuh gelar Liga Champions itu akan menyaingi Juventus dalam perebutan scudetto. Apalagi, Milan melakukan perekrutan besar-besaran hingga belasan pemain bermodal dana dari pengusaha China, Li Yonghong. Tagar #WeAreSoRich pun mengemuka.

Apa daya, pencapaian si Merah Hitam malah tidak membaik. Vincenzo Montella yang di awal musim lalu diyakini mampu mengerek prestasi, malah dipecat di tengah perjalanan karena klub terjerembab di papan tengah. Pergantian ke Gennaro Gattuso sempat menimbulkan harapan, tetapi hasilnya hanya mampu mengantas Milan ke Liga Eropa.

Higuain Pakai Nomor Punggung 9, Caldara Pilih Nomor 33

(Higuain dan Caldara dua pemain baru Milan)

Belajar dari musim lalu, AC Milan kini lebih cermat dalam membelanjakan uangnya. Apalagi, kepemilikan sudah berganti kepada Elliott Management di mana Li Yonghong berutang guna membeli klub. Gonzalo Higuain dan Mattia Caldara adalah dua rekrutan berkualitas di depan dan belakang yang berhasil digaet dari rival berat mereka, Juventus.

Sosok Kunci 2018-2019

Menilik komposisi skuad AC Milan serta geliat di bursa transfer, mudah untuk mengatakan Gonzalo Higuain akan menjadi sosok kunci. Striker berusia 30 tahun itu punya torehan 111 gol selama berkiprah di Liga Italia sejak 2013-2014 bareng Napoli.

Sayangnya, menurut WhoScored, catatan gol El Pipita musim lalu adalah yang terminim sejak merumput di Negeri Pizza, yakni 16 gol. Tentu penggila Diavolo Rosso menginginkan Higuain mereplikasi performanya pada musim 2015-2016 yang mampu membobol gawang lawan 36 kali.

Higuain Pakai Nomor Punggung 9, Caldara Pilih Nomor 33

Sosok kunci kedua bagi Milan adalah Hakan Calhanoglu. Gelandang asal Turki ini musim lalu tidak bisa mentas dalam beberapa pekan awal gara-gara sanksi. Akan tetapi, hanya dalam 25 kali kesempatan turun di Serie A, mantan pemain Bayer Leverkusen itu mampu menorehkan enam gol dan tujuh assist.

Pemain lain yang menonjol musim lalu adalah Suso. Sayap asal Spanyol itu punya catatan statistik yang identik dengan Calhanoglu tetapi dengan rating lebih tinggi 7,22 serta menit bermain yang lebih banyak.

Maka, untuk lini serang, tiga nama tersebut bakal menjadi sosok kunci AC Milan musim 2018-2019. Sementara untuk lini pertahanan, Gigi Donnarumma, Mattia Caldara, dan Alessio Romagnoli sudah pasti patut dikedepankan.

Kualitas Merata di Setiap Lini

Klub mana pun boleh iri dengan kemewahan skuad yang dimiliki Gennaro Gattuso. Pasalnya, di setiap lini mereka punya 2-3 pemain dengan kualitas setara. Rotasi dan jadwal padat bukan penghalang terhadap kualitas permainan AC Milan secara kolektif.

Sektor penjaga gawang misalnya, apabila Gigio absen bisa diisi oleh kiper veteran Pepe Reina yang baru didatangkan secara gratis dari Napoli. Sektor belakang juga cukup aman, kecuali mungkin pos bek tengah yang hanya punya satu pelapis matang sekaligus berkualitas pada diri Matteo Musacchio.

Jadi Kiper Anyar AC Milan, Pepe Reina Siap Bantu Rossoneri Tampil Lebih Baik dari Musim Lalu

(Reina siap bersaing dengan Donnarumma)

Sektor tengah Milan juga cukup melimpah akan pilihan. Kehadiran Tiemoue Bakayoko dari Chelsea bisa melapis atau bahkan menggusur posisi Lucas Biglia atau Franck Kessie sebagai jangkar utama tim. Satu posisi lain sudah pasti dipegang oleh Hakan Calhanoglu sebagai otak dari Milan.

Sementara di depan, trio Suso-Higuain-Borini rasanya bisa menjamin produktivitas Milan tidak akan seret. Apalagi, Higuain punya pelapis berkualitas nan menjanjikan dalam diri pemain muda Patrick Cutrone. Pemuda Italia itu mampu mencetak 10 gol dan dua assist dalam 17 kali mentas di Liga Italia 2017-2018.

Prakiraan Formasi AC Milan 2018-2019: (4-3-3)

Gianluigi Donnarumma (GK); Davide Calabria (RB), Mattia Caldara (CB), Alessio Romagnoli (CB), Ricardo Rodriguez (LB); Lucas Biglia (DMF), Tiemoue Bakayoko (CMF), Hakan Calhanoglu (CMF); Suso (RWF), Gonzalo Higuain (CF), Fabio Borini (LWF)

Pelatih: Gennaro Gattuso

Stadion: San Siro

Kapasitas: 80.018 kursi

Pertama Dibuka: 19 September 1926

1
3

Berita Terkait

Profil Klub Liga Italia

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini