MUNICH - Direktur Pemasaran Bayern Munich, Jorg Wacker, menilai timnya takkan untung jika mendatangkan Cristiano Ronaldo dari Real Madrid pada bursa transfer musim panas 2018. Wacker mengaku tak yakin timnya dapat meraup banyak uang seperti yang dialami Juventus selaku klub anyar Ronaldo.
Juventus memang mengeluarkan uang besar untuk mendatangkan Ronaldo. Selain harus menebus 100 juta euro (Rp1,69 triliun), Juventus juga wajib menggaji Ronaldo sebesar 30 juta euro atau setara Rp506 miliar per tahun.

Akan tetapi, nominal tinggi di atas dapat ditutupi lewat berbagai sektor pasca-kedatangan Ronaldo. Setelah resmi menggaet Ronaldo, manajemen Bianconeri –julukan Juventus– langsung kehadiran 20 sponsor baru.
BACA JUGA: Nedved: Kehadiran Ronaldo Baik bagi Masa Depan Juventus
Tidak sampai di situ, di hari pertama pelepasan jersey Juventus bernama Ronaldo saja, mereka menerima USD6-9 juta atau sekira Rp86,5-129,7 miliar. Itu baru satu hari, bagaimana jika Juventus konsisten menerima pemasukan tersebut hingga beberapa bulan ke depan?
“Dalam hal pemasaran, mendatangkan Ronaldo mungkin tidak akan berhasil bagi kami. Mungkin di klub lain iya (menguntungkan), tapi tidak dengan kami. Sebab, dalam pandangan kami, tidak ada satu orang pemain pun yang lebih besar dari sebuah klub,” kata Wacker mengutip dari Calciomercato, Selasa (14/8/2018).

Pada bursa transfer kali ini, Bayern terhitung irit. Mereka baru mendatangkan satu pemain yakni Leon Goretzka dari Schalke 04. Bahkan, Goretzka pun didatangkan dengan status bebas transfer.
(Ramdani Bur)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.