LIGA Inggris 2018-2019 akan menjadi ajang yang tepat bagi Arsenal untuk mengembalikan nama besarnya di kompetisi domestik dan Eropa. Maklum saja, klub berjuluk The Gunners itu baru saja melakukan revolusi besar dari sisi kepelatihan dan juga komposisi pemain.
Arsenal pada musim depan tidak akan didampingi lagi oleh Arsene Wenger di sisi lapangan hijau karena ada sosok baru yang mengisi tempat tersebut. Sosok baru itu ialah Unai Emery, yang ditunjuk untuk menggantikan Wenger.
Pergantian pelatih membuat banyak fans Arsenal mengharapkan penampilan tim kebanggaannya itu kembali memukau layaknya awal 2000-an. Kendati demikian, para pendukung Arsenal haruslah bersabar karena Emery pun merupakan sosok baru di Liga Inggris.
Pelatih asal Spanyol itu baru pertama kali merasakan atmosfer dan juga karakteristik Liga Inggris pada musim depan. Pasalnya, sebelum berkarier di Inggris Emery hanya pernah mengasuh tim dari Liga Prancis, Spanyol dan Rusia.

Kendati demikian, Emery merupakan pelatih yang memiliki prestasi cukup gemilang bersama tim-tim sebelumnya. Puncak dari prestasi Emery dapat dikatakan saat melatih Sevilla, karena dirinya mampu membawa tim berjuluk Sevilistas itu meraih trofi Liga Eropa dalam tiga musim berturut-turut dari musim 2013-2014 hingga 2015-2016.
Hal itu merupakan pencapaiaan luar biasa karena materi pemain yang dimiliki Sevilla tidaklah semewah tim-tim besar lain. Setelah menorehkan prestasi itu, Emery pun menyebrang ke Paris Saint-Germain (PSG) pada 2016.
Bersama PSG, Emery mampu berprestasi layaknya waktu membesut Sevilla dengan membawa tim berjuluk Les Parisiens itu memborong hampir semua trofi kompetisi domestik selama dua musim di Paris.
Menilik pada hal itu, Emery disinyalir memiliki kapasitas untuk membuat harapan fans Arsenal melihat timnya kembali berjaya terwujud pada musim 2018-2019. Kendati demikian, Emery tetap membutuhkan waktu untuk beradaptasi terlebih dahulu sebelum tancap gas bersama Arsenal pada musim depan.