Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

5 Alasan Brasil Akan Juarai Piala Dunia 2018, Nomor 2 Modal Utama

Ramdani Bur , Jurnalis-Selasa, 03 Juli 2018 |10:44 WIB
5 Alasan Brasil Akan Juarai Piala Dunia 2018, Nomor 2 Modal Utama
Timnas Brasil calon kuat juara Piala Dunia 2018. (Foto: REUTERS/Michael Dalder)
A
A
A

SEBELUM Piala Dunia 2018 bergulir, Brasil bersama negara-negara kuat macam Jerman, Spanyol dan Argentina dijagokan sebagai kandidat terkuat pengangkat trofi di akhir turnamen. Bahkan, dari empat negara di atas, hanya Canarinha –julukan Brasil– yang masih eksis di turnamen empat tahunan tersebut.

Sejauh ini, langkah Brasil sudah tiba di perempatfinal. Dari empat pertandingan yang dijalani, tim asuhan Tite mengemas tiga menang dan satu imbang. Bahkan ketika mereka menghadapi Swiss, Brasil hampir memenangi pertandingan jika lebih tenang dalam hal pemanfaatan peluang.

Saat ini, setidaknya ada lima alasan mengapa Brasil layak memenangi trofi Piala Dunia 2018, sekaligus menghentikan penantian mereka yang sudah berlangsung sejak 2002. Apa saja?

Berikut 5 alasan Brasil akan juarai Piala Dunia 2018, mengutip dari Sportskeeda:

5. Pertahanan Kuat

Menang 2-0 atas Serbia, Brasil Melenggang ke Babak 16 Besar Piala Dunia 2018

Brasil memiliki pertahanan kuat di Piala Dunia 2018 kali ini. Di sana bercokol penjaga gawang yang diincar klub-klub top Eropa, Alisson Becker. Sementara itu, kuartet pertahanan diisi Fagner, Thiago Silva, Joao Miranda dan Marcelo Vieira. Bahkan, kedalaman skuad Brasil di lini pertahanan terhitung luar biasa.

Ketika Danilo dan Marcelo mengalami cedera, masih ada Fagner dan Filipe Luis yang dapat menggantikan. Kedalaman plus organisasi pertahanan yang baik, membuat Brasil baru kemasukan satu gol sejauh ini. Jelas, modal di atas sangat baik bagi Brasil untuk memenangi trofi Piala Dunia 2018.

4. Miliki Pemain Pelapis Berkualitas

Gol Firmino dan Neymar Antar Brasil ke Perempatfinal Piala Dunia 2018

Bisa dibilang, Tite dianugerahi pemain-pemain berkualitas saat ini. Brasil mempunyai skuad utama dan pelapis yang sama baiknya. Hal itu terlihat ketika Marcelo mengalami cedera, masih ada Filipe Luis yang dapat bermain apik di sisi kiri pertahanan. Selain itu, masih ada nama-nama brilian di bangku cadangan seperti Marquinhos, Fernandinho, Douglas Costa dan Roberto Firmino.

Costa membuat permainan Brasil tampil lebih atraktif saat diturunkan di babak kedua laga kontra Kosta Rika. Sementara itu, Firmino sudah mencetak satu gol, meski turun di pengujung laga saat Brasil menundukkan Meksiko 2-0.

3. Usia Emas Pemain Brasil

Gol Firmino dan Neymar Antar Brasil ke Perempatfinal Piala Dunia 2018

Biasanya, usia emas pesepakbola ada di kisaran 29-31 tahun. Saat ini, Brasil mempunyai Willian Borges yang berada di usia emas. Bahkan, Willian tampil prima saat Brasil menundukkan Meksiko 2-0, dengan menciptakan satu assist.

Selain itu, pemain-pemain Brasil lain seperti Neymar Jr, Philippe Coutinho dan Roberto Firmino berada di usia matang (26) pesepakbola. Biasanya, banyak prestasi disabet pesepakbola saat memasuki usia tersebut. Karena itu, Brasil memiliki modal kuat untuk memenangi turnamen.

2. Tidak Hanya Mengandalkan Satu Pemain

Dramatis! Brasil Bungkam Kosta Rika 2-0, Seluruh Gol Tercipta pada Menit 90+

Ketika tampil di Piala Dunia 2014, Brasil terlihat mengandalkan dua pemain, Silva dan Neymar. Alhasil, ketika kedua pemain absen saat berhadapan dengan Jerman di semifinal, Brasil tunduk dengan skor 1-7.

Beruntung, di Piala Dunia 2018 kali ini, Brasil tidak hanya mengandalkan satu hingga dua pemain saja. Semua pemain memiliki tanggung jawab untuk keluar sebagai andalan.

Coutinho dua kali menjadi bintang, tepatnya saat Brasil bersua Swiss dan Kosta Rika. Paulinho menjadi pembeda di laga kontra Serbia dan Willian muncul ketika Brasil berhadapan dengan Meksiko malam tadi.

1. Miliki Dua Gelandang Bertahan Kuat

Gol Firmino dan Neymar Antar Brasil ke Perempatfinal Piala Dunia 2018

Brasil menerapkan pola 4-2-3-1 di Piala Dunia edisi kali ini. Tite memiliki dua gelandang pivot yang bisa sangat diandalkan, yakni Paulinho dan Casemiro. Paulinho lebih berperan dalam membantu penyerangan, sedangkan Casemiro menjaga kedalaman di lini tengah.

Meski berfokus menjaga kedalaman, Casemiro juga sesekali membantu penyerangan dan mampu merepotkan pertahanan tim lawan. Hebatnya, tak hanya Casemiro dan Paulinho, dua gelandang bertahan yang dimiliki Brasil. Ketika Casemiro absen saat menghadapi Belgia di perempatfinal pada Sabtu 7 Juli 2018 dini hari WIB, ada Fernandinho yang siap tampil.

(Ramdani Bur)

Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita bola lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement