2. Miralem Pjanic (Juventus ke Chelsea)

Sejak memutuskan bergabung dengan Juventus pada bursa transfer musim panas 2016, penampilan Pjanic memang luar biasa. Bahkan posisi Pjanic di lini tengah La Vecchia Signora –julukan Juve– nyaris tak tergantikan.
Konsistensi Pjanic tersebut pun membuat calon anyar manajer Chelsea, Maurizio Sarri, terkesima. Bahkan Sarri memasukan transfer Pjanic menjadi salah satu syarat untuk diwujudkan kepada manajemen Chelsea, andai mereka masih tertarik memperkerjakannya.
Kemampuan Pjanic sebagai ‘jembatan’ dalam permainan memang tidak perlu diragukan lagi. Pada musim 2016-2017 saja, Pjanic mampu menyumbangkan tujuh gol serta 14 assist dari 44 pertandingan bersama Juve.