nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Manajemen Sriwijaya Bicara soal Isu Keterlambatan Gaji

Mewan Haqulana , Jurnalis · Rabu 06 Juni 2018 05:00 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 06 06 49 1907100 manajemen-sriwijaya-bicara-soal-isu-keterlambatan-gaji-lz2WmxDj5p.jpg Skuad Sriwijaya FC (Foto: Mewan Haqulana/Okezone)

PALEMBANG - Isu mengenai tunggakan gaji skuad Sriwijaya FC nampaknya bukan isapan jempol belaka. Bahkan masalah internal antara manajemen dan pemain sedikit demi sedikit mulai terkuak.

Hal ini ditandai dengan mogoknya sejumlah skuad Laskar Wong Kito berlatih di Gelora Jakabaring sejak Senin 4 Mei 2018 malam hingga sekarang. Padahal, diketahui Sabtu mendatang Hamka Hamzah dan kolega akan melakoni laga tandang melawan Barito Putera

Hingga kemarin petang, hanya terlihat ofisial yang mengisi sesi latihan, tanpa adanya satu pun pemain di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring. Direktur Pertandingan, Augie Bunyamin, angkat bicara mengenai hal ini.

(Baca juga: Sriwijaya FC Optimis Bisa Raih Poin Penuh saat Jamu Persela Lamongan)

Menurutnya, Presiden klub, Dodi Reza Alex Noerdin, cukup berang dengan kejadian ini. Buntutnya, Dodi langsung mengambil keputusan untuk mengganti pucuk pimpinan PT Sriwijaya Optimis Mandiri (SOM) yang menaungi Sriwijaya FC.

Direktur Utama, IGB Surya Negara, disebut akan digantikan oleh Muddai Madang. Persiapan penggantian tersebut telah dilakukan, agar kedepan permasalahan gaji pemain dan kebutuhan tim yang belakangan ramai, tak lagi terjadi di kemudian hari.

Sriwijaya FC

“Kita akui ada keterlambatan pembayaran gaji, karena memang hal ini tergantung dengan sponsorship. Kita berharap dapat dimaklumi. Namun percayalah, langkah cepat langsung diambil oleh Presiden klub untuk Sriwijaya FC,” kata Augie, Rabu (6/6/2018).

Ia menjelaskan, permasalahan di tubuh manajemen akan segera selesai. Seiring dengan pergantian pucuk pimpinan. Hal ini diharapkan bisa memotivasi semua pihak, khususnya pemain agar kembali bisa berlatih dan menatap kompetisi dengan semangat yang lebih baik lagi kedepan.

Tidak main-main, Muddai Madang bukanlah orang baru di sepakbola Sumsel. Mantan Ketua KONI Sumsel itu juga menjabat sebagai komisaris PT SOM, selama ini. Sehingga bukan hal sulit baginya untuk beradaptasi, apalagi mengerti dengan urusan sepakbola.

Sriwijaya FC

Oleh karena itulah, Augie berharap usai kejadian ini tidak ada lagi permasalahn di tubuh tim. Terutama oleh pihak-pihak yang justru memperkeruh suasana dan tidak mengerti permasalahan yang sebetulnya terjadi.

“Sekali lagi, ini sebagai komitmen dari Presiden Klub. Membayar semua gaji, juga langsung mengganti pucuk pimpinan manajemen dalam satu dua hari ini. Ini langkah tegas untuk mengawal target kita kedepan,” ujarnya.

Augie kembali mengingatkan, bahwa di musim ini Sriwijaya FC menargetkan untuk tembus tiga besar dan berlaga di ajang berlevel Asia. Untuk itu, ia meyakini para pemain akan segera kembali merumput dan all out untuk Sriwijaya FC.

(fmh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini